Saturday, 24 December 2011

December

Halo december, -,- telat. banget. desember udah mau habis. biarin.
tanggal 12, MBC ultah, uwouwouwo. 19 tahun, huh? gaya banget nih, satu tahun lagi sudah bisa disebut orang dewasa yang sesungguhnya, dua tahun lagi udah bisa bikin informed consent yang valid, tiga tahun lagi udah bisa siap-siap wisuda, empat tahun lagi mungkin udah nyebar undangan (?). Seminggu sebelumnya, aku, Eba, sama Bibo sudah bersiap-siap beliin kado buat MBC, rencananya mau ngasih ke rumahnya sepulang kuliah dengan membawa kue yang enak. Sewaktu hari H, kadonya oke (udah dibungkus dengan canteknya oleh seseorang yang hanya saya, Eba, Nanda, dan Allah yang tahu), kuenya nyamnyam, kuliahnya pulang cepet, begitu sampe rumah MBC, lilin sudah ditancep, korek udah siap dinyalain, tiba-tiba ada temen-temen kuliahnya dateng. Dengan sedikit kecewa, akhirnya kita bertiga ngobrol-ngobrol sama adeknya MBC di kamarnya sembari menunggu. Barulah habis maghrib kita ngelanjutin yang sempat terhenti... Sayang nggak ada Helicak...

Selamat ya MBC, semoga tambah berjaya..
MBC tiup lilin
tanggal 14nya, Mama saya ultah juga... Alhamdulillah, makasih Ya Allah. Semoga Mama tetep selalu sehat, panjang umur, dan tambah suabar menghadapi anaknya yang nuakil nakil, loalah. Awalnya, aku pengen beliin mama sesuatu, yang tepat saat aku memikirkannya mamaku pulang dari royal udah membeli sesuatu itu. Kali ini ikatan batin antara ibu dan anak bisa merusak surprise, untung aku belum jadi beli sesuatu itu kan? Besoknya aku hunting lagi dan menjatuhkan pilihan pada sebuah buku yang kayaknya buagus. Entahlah belum tak baca sih, tapi di cover nya udah ada tulisan international best seller, oke, aku percaya. Dan apa yang dilakukan Adek? Dia nggeje-nggeje nggilani gitu akhirnya jalan ke dapur coklat buat beli sesuatu yang enak dan tidak terlalu menguras kantong, adek membeli opera. Dengan rahasia, dia menyembunyikan kue-kue itu di tasnya yang buesar kayak tempurung kura-kura. Terus, karena hari itu mama kepengen puasa, akhirnya aku sama adek ngasihin kue (yang agak compang camping ke gencet tempurung kura-kura) pas mama habis sholat malam. Terharu hiks :')

kue sama kado mama
tanggal 22, hari ibu... Selamat hari Ibu buat mama, dan semua ibu di dunia. Semoga makin cantik. :3 cantik rupanya, cantik pula hatinya, uwo. Amin..

Dan hari ini, setelah tenda tensi yang aku telat hiks hiks tapi dapet untung lumayan, saya di rumah sendiri dengan amanat dari mama, "Belajar ya, Vi". Doakan saya, ya. Enam ujian menunggu saya dan semuanya materinya Subhanallah. Semoga saya dan seluruh teman yang lagi UAS semangat buat terus belajar biar bisa membahagiakan ibu masing masing. Amin Ya Allah.

Sunday, 11 December 2011

As Cookies As Me


As sweet as cookies
As pleased as cookies
As crispy as cookies
As polkadot as cookies
As fragile as cookies
As closed as cookies can
As cookies as me

ECLIPSE

Kemarin malam,

suasana gelap.

Tidak begitu

dengan aku

yang merasa

langit kemarin

full of lighters 




this is what I call inspiration
"you're still shining like a star, eventhough the moon is closed by the earth's shadow like tonight..."

Thursday, 8 December 2011

Tersenyum Miris

 liat facebook nya mas Marzuki Imron ada statusnya begini:
kamu : sudahlah, tak perlu lagi kau mengharapkan cinta darinya. jangan menjadi orang bodoh yg mengejar sebuah ketidakpastian.. lebih baik kau mengharapkan yg pasti2 saja untuk masa depanmu...

aku : jika ketidakpastianlah yg kau takutkan, bukankah masa depan itu jg sebuah ketidakpastian. kita tidak pernah tau kapan kita akan gagal atau kapan kita akan berhasil. kita jg tidak tau kapan kita mendapatkan musibah atau kapan kita mendapatkan anugerah. bahkan kita tidak pernah tau kapan atau dengan siapa kita akan menghabiskan sisa hidup kita. Daripada mengkhawatirkan ketidakpastian lebih baik aku memperjuangkan apa yg aku yakini dapat memberikan kebahagiaan kepadaku. Meskipun pada awalnya aku harus berjuang sekuat tenaga untuk memperjuangkan kebahagiaan itu, namun aku percaya bahwa dalam perjalananku untuk menggapai dia yg aku cintai, aku tidak pernah sendirian, karena Tuhan selalu bersamaku…

aku : lagipula.. jika mencintai seseorang dengan tulus kau anggap sebagai sebuah kebodohan, maka… biarlah aku bodoh untuk selamanya….

KALAU CINTA JANGAN MENYERAH… ^_^
 

Wednesday, 7 December 2011

Hati=Heart?


I love you with all of my heart = Aku mencintaimu dengan seluruh hatiku

One of human vital sign is heart rate = Salah satu tanda vital manusia adalah frekuensi denyut jantung

Sedikit agak tidak konsisten.

Sebenarnya yang disebut ‘heart’ yang untuk mencintai itu...
hati yang merupakan organ manusia yang terdiri dari dua lobus dan mempunyai fungsi penting dalam sistem metabolisme serta pencernaan manusia dibantu oleh empedu dan duktus-duktus terkait,
atau
jantung yang merupakan organ manusia yang vital terdiri dari empat kompartemen yang berfungsi sebagai pemompa darah bagi kelangsungan sirkulasi manusia?

Emang sih, jantung punya fungsi yang esensial banget buat kelangsungan hidup seseorang, kalo jantung berhenti berdenyut, manusia bisa mati.

Tapi hati, punya fungsi sebagai tempat penyimpanan darah. Bila perlu, hati mampu mengecil, mengeluarkan darah sebanyak 800ml untuk kepentingan sirkulasi manusia.

Lebih so sweet mana? Cinta yang superior, atau rela berkorban?

kok mendadak mellow gini seh --a

Wednesday, 23 November 2011

Bunga dan Ulat

Di pinggir sungai yang jernih, tumbuh bunga kecil, warnanya biru muda dan kuning, dia tumbuh di antara bunga-bunga kecil lainnya. Dia bermain bersama bunga-bunga kecil lainnya.

Suatu pagi, sahabatnya, daun, berkata bahwa ada seekor ulat di tubuh daun. Bunga berkata, " Hati-hati nanti dia memakanmu!" tapi daun malah berkata, "Tidak, dia baik hati, dia ulat yang sangat baik hati, dia tidak akan memakanku, dia sudah kenyang makan daun yang berjatuhan." Bunga yang mengkhawatirkan daun kembali berucap " Tapi, kau harus hati-hati daun, dia bisa saja kembali lapar" Daun tersenyum dan meyakinkan Bunga, "Dia adalah ulat terbaik dan disukai semua orang, dia tampan, lucu, dan pintar" Bunga hanya manggut-manggut, walau dalam hati dia meragukan ucapan daun, ia tak bisa membayangkan ulat yang sekarang sedang berada di atas daun itu adalah benar-benar ulat baik.

"Aku tahu kamu tidak percaya, Bunga" Ulat mengagetkan lamunan Bunga. "Apa?" kata Bunga. "Aku tidak akan memakan Daun," Bunga merasa tidak enak pada Ulat, akhirnya ia berkata, "Mm, aku percaya kok Ulat" dan Bunga memutuskan untuk mulai memperhatikan Ulat.

Sejak pagi itu, Ulat senang bermain ke atas daun, karena dia sangat lucu, ia mampu membantu Daun menghibur bayi-bayi daun yang ketakutan, karena ia sangat baik, ia mampu memberi semangat kepada kuncup bunga agar bersabar sebelum mekar, dan karena ia sangat pintar, ia mampu bercakap-cakap dengan tangkai agar terlepas dari kepenatannya. Bunga pun sadar bahwa Ulat benar-benar bukan ulat yang jahat.

Teman-teman Bunga berkata," Hai Bunga, mengapa kau membiarkan ulat jelek itu tetap berada di tanamanmu?" Bunga hanya tersenyum dan berkata mengulang perkataan Daun dulu, "Dia adalah ulat terbaik dan disukai semua orang, dia tampan, lucu, dan pintar" Teman-teman Bunga tidak percaya, sama seperti Bunga dahulu. "Mana mungkin, ia bisa saja hanya mengincar makanan enak" tukas teman Bunga. "Tidak, aku yakin suatu saat ia akan membuat kalian semua kagum"

Suatu hari, Ulat berpamitan kepada Daun, Tangkai, Kuncup Bunga, Bayi Daun, dan juga kepada Bunga. Ia berkata bahwa ia akan pergi untuk menimba ilmu lebih tinggi lagi. Bunga mendengar tangkai berbisik bahwa Ulat akan berubah menjadi sesuatu yang lebih baik, yang bisa mempelajari ilmu alam dengan lebih mendalam. Dengan berat hati Bunga melepas kepergian Ulat sembari berdoa agar dapat dipertemukan kembali dengannya.

Waktu pun berlalu, Bunga kini telah menjadi Bunga dewasa. Terkadang ia masih memikirkan Ulat, bagaimana kabarnya? Sampai suatu sore yang indah, datanglah kupu-kupu bersayap coklat keemasan, Ia hinggap di batu besar di samping sungai. Daun pun berseru, "Itu dia Ulat! Ulat, bagaimana kabarmu?" Bunga pun terpana. Ia tak menyangka, Ulat bisa tampak sebaik itu. Perubahan dalam diri Ulat pun telah membuat teman-teman Bunga berdecak kagum. " Aku baik-baik saja, terimakasih" Ulat menjawab seruan Daun. " Telah kemana saja kau Ulat? Kau tampak hebat" ucap Bunga tulus. Ulat terdiam sejenak, lalu berkata "Maaf, apakah aku mengenalmu?"



Bunga terdiam.

-kala ujian, memang imajinasi berlebih- :D hahaha

Friday, 18 November 2011

Crazy Little Thing, Called Me

It's because I've just watched this movie, Crazy Little Thing Called Love, a little while forgetting my duties as a student, between all my responsibilities to study, do some tasks, and bla bla. I watch this until midnight, don't know what will be happening in the class tomorrow... zzz

But I don't regret it... ABSOLUTELY!
Few months ago my friend said, "You must watch it!" and yeeeeesss, I must watch it!
OMG, it's just like, mm, it brought me back to mmm 4 years ago.

At high school. The silly me. Forget that.

I browsed the review of this film right after the film ended, and what I could do was just YEAH, UH HUH, OMG

In the poster, there's also a sentence: Based on true love story of every people. 

I'm DEFINITELY agree with that. -well, I guess, because some of us (?) also have ever done something like that, haven't we? Somethings like pretend to go to the toilet, but actually go to someone's class, just want to pass the class? Or somethings like read a book how to make our crush also like us? Somethings like trying to call 'that' someone, can't help to scream out loud, OMG!

But of course, the plot is not the same, and yeaaa, the ending was not as perfect as in the movie.
-Just like my bestfriend said in her blog, some parts of the story, that's not the reality, that's only happening in a film.-


But, mmm I admit, sometimes I do something because of some reasons that are, mmm little crazy. -Just like Nam (the girl), that change her life because of her inspiration and also her first love, Shone (the boy)-
I know that's not good, but sometimes I did it out of control. Maybe, not because of inspiration that made me struggle, but I just want to prove something. aaand actually that 'proving something' is not clear anyway.

After watching this movie, and laughing, and crying, and memorizing, and concluding, my final hypothesis is, first love is not always everlast, but, in some cases, it causes deep impacts, that could change someone's life.



Sunday, 6 November 2011

Funny Thing About Shirley

A few weeks ago, my mom bought my-mom's-friend's-daughter a doll. My-mom's-friend's-daughter requested one of the character on Shaun the Sheep. Actually, my mom wanted to buy her the small one- Shaun, or maybe Timmy-, but my-mom's-friend's-daughter said that she wanted "the father", the big one. Okay, and finally my mom bought the doll. And we just believe that the big sheep is the father...


...untiiiil, now. It's just coincidence, I clicked on shaun-sheep.com and then I found the characteristics of the sheeps on that serial.

Shirley

Four times the size of any other member of the flock, Shirley has to be pushed from place to place and can eat just about anything that comes her way. She is also useful as a trampoline, a battering ram and her capacious fleece provides a hiding place for all manner of unlikely items.

And, I just laughed, Oh My.. So the "father" is a female.

sedikit sakit hati, kok ya perempuan yang jadi simbol banyak makan.

Saturday, 29 October 2011

Great Drama


Great Drama!
Dream High. Recommended!