Hai Mbechi.
Kira-kira kalo aku nulis nama "Mbechi" setelah "Untuk" di amplop surat, apa yang akan dipikirkan pak posnya ya Mbech? Apa pak pos akan berpikir surat ini hanya main-main belaka? Seperti mbak operator taxi orenz yang tidak mengirimkan taxinya pada kita setelah kita menyebut "Mbechi" saat ditanya atas nama siapa? Atau kira-kira apa yang dibatin pak yang jaga di kantor pos ya? Saat aku menyerahkan sepucuk surat itu dan paknya mulai mengetik data-data untuk tanda terima? "Mbe, Mbechi, Mbechi ya Mbak?" begitu mungkin paknya akan berseru ragu.
Ah, beruntung sekali kita punya blog ya. Tak perlu lah membuat risau pak pos :)
Mbech, mbech, bagaimana kabar jempolmu? Kalo capek bilang ya mbech, nanti kita ngobrolnya pake voice note aja. Kayak landak gaul. Pake backsound mendayu-dayu. Ngomongnya kepkep. Harus nahan ketawa tapi ya, nahan gelik.
Eh, aku juga nggak kuat liat Thomas, adekku aja nggak kuat. Terlalu naif untuk bocah belasan tahun. Tapi aku akui memang sarat makna dia Mbech. Penuh emosi juga. Tapi sebenarnya ada yang lebih sarat makna lagi Mbech, kartun namanya "Curious George", tahu nggak? Yang monyet peliharaan pria bertopi kuning. Lebih nggeregetin lagi itu ceritanya. Lebih menggigit. Masih ada nggak ya di antv? Kalo ada, sempatkan lihat ya Mbech.
Ah iya Mbech, aku juga heran kenapa aku sama eba sakit. Apa alam bawah sadar kami benar-benar dipengaruhi kharisma mereka ya? Ngeri juga ya. Mari tidak berpikir seperti itu. Terlalu menakutkan Mbech. Munkin saja bentuk represi dari kestressan kami terekspresikan Mbech. Munkin saja.
Mbech, kamu tahu nggak anjingnya Taeyang namanya Boss kemarin meninggal. Kamu nggak ngelayat ta Mbech? Taeyang suedih lo Mbech, dia sudah lima tahun bercengkrama sama Boss. Dia seperti merasa kehilangan adik sendiri. Kamu merasakan kesedihan itu nggak Mbech? Coba diinget-inget, kalo kamu ngerasa, mungkin sekarang Taeyang juga ngerasa mules kebelet pup.
Oke Mbechi. Sekian dulu ya. Mbechi rajin belajar juga ya biar jadi ibu negara. Salam buat pak presiden.
Kimba
Showing posts with label thoughts. Show all posts
Showing posts with label thoughts. Show all posts
Tuesday, 18 June 2013
Sunday, 14 April 2013
Ran to the Dom
Hello everyone, oraenmaniya..
How’s life?
Okay, saya hari ini
hendak ber random ria saja. Boleh ya?
Yang pertama, dua minggu
lagi adik akan mengikuti UNAS SMP, tolong doakan ya semoga lancar jaya,
mendapatkan hasil yang terbaik...
Yang kedua, saya juga mau
ujian nih, mungkin sebulan lagi, bahan-bahan menumpuk sodara-sodara, tolong
doakan saya tidak terjatuh di lembah yang sama seperti semester lalu yang suram
ya... semoga saya bangkit dari keterpurukan. Semangat!
Dan, yang menemani saya
belajar akhir-akhir ini, adalah, playlist dari OST To The Beautiful You. Drama
ini sudah tayang 2012 lalu, dan saya belum lama ini berhasil menyelesaikannya. Woohoo...
ceritanya di adaptasi dari komik Jepang kalo ga salah, yang sempet di angkat
menjadi dorama berjudul Hana Kimi. Belum liat versi Jepang nya sih, Cuma sekilas
doang di TV. Kalo versi Korea ini yang main Minho Shinee, sama Sulli f(x).
Huaa, saya suka saya suka. Mereka cocok... Dan juga ada Hyunwoo yang dulu
pernah main di God of Study. Karena drama ini punyanya SM Entertainment,
soundtracknya bagus-bagus menurut saya, diisi oleh artis-artis SM, Suju, SNSD,
f(x), Shinee. Dan yang paling aku suka adalaah ‘Areumdaun Geudaeege (Rise and
Shine)’, Tiffany feat Kyuhyun. Baru denger suaranya Kyuhyun oppa dengan jelas,
ternyata bagus sekali, pantes Vira Andini suka banget sama dia. Lagunya juga menceriakan
hati. Yang enak juga itu yang dinyanyiin Taeyeon, judulnya ‘Gakkai (Closer)’.
Mendayu-dayu, menyayat hati dan huapik. Sayangnya kenapa nggak ada duet Sulli
Minho yaa...
Tidak ketinggalan juga
First Love part 2 nya Lee Hi. Di posting sebelumnya udah ada teasernya kan kalo
Rose bakalan khas YG. Dan ternyata di title song yang kedua, Ha Yi nge rap
sodara-sodara. Cool. Reff nya Rose ini juga kuat banget, terutama di reff
kedua, tiba-tiba alunan musik hanya berupa gitar akustik saja, sambil liat
M/Vnya ada mawar-mawar melayang-layang di udara.. Like this.
Tapi jujur, lagu ini
kesannya antiklimaks di bagian akhir. Dan kata-kata ‘every rose has its thorn’
itu mengingatkan saya pada lagu slow rock lawas yang pernah di bawakan Gun n
roses. Mungkin bang Teddy berinspirasi dari situ yak.
5 track yang ada di part
2 ini ternyata ga semuanya hip hop seperti yang dulu saya asumsikan. Ternyata ya
Cuma Rose aja sih menurut saya, lagu lainnya malah lebih khas Hi, Cuma
mungkin lebih dewasa gitu kali ya. Mboh ta. Salah satu lagu yang aku suka
banget adalah Fool for Love atau ‘Babo’. Mencerminkan perasaan. Perasaanya siapa seeeee?
Lalala.
Someday I’ll meet a person who resembles me, who
is like me
I believe that I’ll find that person
There has to be a fool like me somewhere
That person will also be waiting for me
Fool, fool, Like a fool
Oh iya, saya juga mau
nyeritain wisata kuliner terbaru saya. Ke Eat and Eat Ranch Market Basuki Rahmat.
Atas rekomendasi dari Rekan Manda, akhirnya saya bertolak ke sana. Taraaa. Mie
Aceh Kuah, Daging Sapi.
Enak lo, kuahnya kental,
bumbunya agak pedes, trus dimakan pake emping dan perasan jeruk nipis. Sueger.
Mienya juga lembut.
Trus adik memesan pancake
ice Cream hello kitty. Lucu yaa, bentuknya loo. Rasanya ya seperti pancake dan
es krim pada umumnya, enak.. Yang bikin spesial ya dekorasinya. :D
Beberapa waktu lalu saat
saya dan mama iseng pergi ke Ciputra world, saya juga menyempatkan diri membeli
Delimanjoo, ini adalah kue Cream Korea. Yaa, sebenernya ga bermaksud
segitu-gitunya terlibat dalam per Korea an sih, cuman waktu itu, mama request
jajanan yang nggak pernah dicoba sebelumnya, dan ya Cuma itu adanya. Akhirnya
beli juga. Bisa dibilang itu, pukisnya korea. Dalemnya krim cokelat, vanilla,
blueberry, macem-macem lah. Dan bentuknya seperti jagung. Lucu juga sih.
Saya juga akan
merekomendasikan sesuatu yang enak, yaitu mie pangsit telo. Waktu itu saya
mampir ke bakpao telo. Mie pangsit telo ini walaupun ga jauh beda sama pangsit
lainnya, tapi menurut saya enak, karena saya pada dasarnya suka asin dan gurih.
Lagi pula bentuknya yang warna ungu juga bagus, dan tetap mengundang selera
makan. Kenyang sekali. Apalagi habis itu makan jus telo. Wuah, tak sanggup saya
makan karbohidrat sebanyak itu. Tapi jusnya enaak, ga kalah sama quickly rasa taro.
Hehehehe.
Oiya, nggak terasa waktu
berjalan cepat, KAIFA yang aku ikuti sudah hampir berakhir lo. Fiqihnya udah
sampe Zakat. Aqidahnya udah lumayan, habis setengah diktat. Hmmm.. Sedih juga.
Udah akrab sama mbak-mbaknya temen belajar seperjuangan, dan juga ilmu-ilmu
ajaib yang didapat dari Ustad-ustadnya Subhanallah, pinter banget. Setiap
belajar sama beliau, pasti nggak bisa berhenti bersyukur, untung masih ada
orang yang berpemikiran terbuka, pinter, dan mau ngajarin kita-kita ini di
dunia ini. Untung banget dapet guru yang nggak langsung main salah-salahin
orang, tapi ngasih pandangan ke kita tentang semua nya secara terbuka dan
menyerahkan keputusan finalnya pada diri kita. Ah, seru sekali. Berarti bentar
lagi bakal ada open recruitment baru dong buat kloter selanjutnya, waaah buruan
daftar, dijamin ga rugi...
Btw, saya sedang
terobsesi dengan cat kuku sodara-sodara. Aneh ya. Saya beli cat kuku murah di
suatu toko jualan anak cewek, warna salem glitter, sama tosca jelly, perpaduan
warna yang cuntiks banget menurut saya, dan saya pake selang seling di jari
tangan. Walaupun ga rapi tapi saya suka saya suka. Hehehe. Saya pingin beli
lagi nih warna grape jelly atau pink jelly, habisnya mau warna kuning entar
dikira jaundice. Padahal kan pingin matching in sama crownstick Bigbang. Nggak
punya crownstick padahaal, mau di pake kemana juga padahaal... Miris.
Tanggal 15 Juni, GD Oppa
bakal dateng ke Jakarta. His first world tour. Aah, kayaknya keren. Ngeliat
dari cuplikan konsernya di Seoul yang di tayangin di interviewnya billboard,
akan sangat distinctive dan full of awesomeness dibanding penampilan biasanya.
Apa daya. Nggak papa saya sudah ikhlas kok, saya sabar menunggu DVDnya keluar
:D kayak mau beli aja. Untungnya dia nggak bakal ikut fan meeting Bigbang
Kakaotalk 19 April besok. Kalo iya bakal nyesek deh. Sebenernya saya senang
sekali Oppa-oppa saya, yaelah ngaku ngaku, oke, cowok-cowok saya, aigoo,
delusional, ya okelah, anggota Bigbang lainnya bakal dateng ke Jakarta. Biar
mereka merasakan indahnya Indonesia. Haha.
Apalagi fanmeetingnya
gratis. Kalo dulu saya jadi sekolah di Jakarta sudah saya pantengin kali ya
venuenya biar dapet gratisan. Tapi mau gimana lagi, jauh oppa, jauuh. Yang
jelas saya tetap mendukung karir kalian oppa, gain more VIPs in Indonesia,
accept more loves from us, fighting!
Yah baru ini deh saya
mudeng bin paham, kenapa kalo mau ngiklanin suatu produk itu harus pake artis
yang top, karena baru ini saya ngerasain, moro-moro pingin beli north face,
pingin download kakao talk, pingin nyoba etude, pingin beli di G Market, buat
apa cobaa... Ya pingin aja. Trus tiba-tiba pingin punya mobil pajero sport
putih, pingin beli hoodie one of a kind, pingin beli jaket baseball warna merah
dengan badge-badge yang rame pol itu. Ah, dan keinginan-keinginan aneh lainnya
yang tak terbayangkan. Hadeeh. Kali ini juga baru nyadar, misal lagi makan
enak, aah oppa harus nyoba ini, lagi pergi ke tempat yang bagus, aah oppa harus
liat ini. Hadeeeeeeeeeeeeeeeeh.
Nabung naak, nabuung. Demi
masa depan. Belajar naak, belajar. Berdoa, bismillahirrohmanirrohim...
Semangat oppa, you’ll do
your best there, i’ll do my best here. Haengsyo..
*totally random,
mianhabnida*
Sunday, 24 March 2013
First Love Part One (review)
Bisa-bisanya ya saya menyempatkan mereview album orang di saat tanggungan pelajaran menumpuk. Nggak punya pengetahuan musik apa apa pula.
Aduh, kangen nulis lo, biarin ta..
Lagipula album ini sangat, apa ya, sangat mewakili perasaan.
Perasaannya siapa coba?
Aduh, kangen nulis lo, biarin ta..
Lagipula album ini sangat, apa ya, sangat mewakili perasaan.
Perasaannya siapa coba?
Baiklah langsung saja.
First Love adalah album pertama dari Lee Ha Yi atau yang bernama panggung Lee Hi. Jadwal rilisnya dibagi menjadi dua bagian, dan bagian pertamanya sudah dapat di download sejak 7 Maret lalu. Sedangkan bagian keduanya akan diluncurkan beserta physical albumnya 28 Maret mendatang, insya Allah kalo nggak molor-molor lagi ya Bang YG. Berikut adalah cover albumnya, betapa lucunya bulu mata palsu yang dipake Hi, Syahrini lewat.
![]() |
| Cover First Love Part One |
Part One ini berisi 5 lagu dengan genre dominan jazz. Image yang diangkat menurut saya sangat cocok dengan karakter Hi yang imut-imut, muda dan lucuuu poool terutama M/V yang dibuat untuk title song nya, It's Over.
Turn It Up
Menurut saya lagu ini bagus banget buat sebuah intro. Abang Tablo membuatnya sangat easy listening dengan lirik yang bermakna.
When
I fell, I become higher cuz my name is "HI"
Mihihi, lucu ya. Walaupun cuma sebentar, tapi kesannya dalem lo. Alah, lebay.
Selanjutnya, saya punya prediksi sendiri mengenai alur dari album yang part one ini alih-alih mengikuti urutan sebenarnya. Hehehe.
Selanjutnya, saya punya prediksi sendiri mengenai alur dari album yang part one ini alih-alih mengikuti urutan sebenarnya. Hehehe.
Crush
Lagu ini susah buat ikut dinyanyiin selayaknya lagu jazz. Dengan nada-nada yang nggak mainstream, ditambah vokal Hi yang keren mampu mengeksekusinya dengan baik. Halaaah. Denger-denger sih ini dari pengalaman pribadinya Hi. Dan aku rasa pengalaman ini banyak sekali dirasakan oleh orang-orang di dunia.
Even
if he forever…
Doesn’t
know my heart, it’s okay
I
just need him to be where I can see him
Just
as always, with those charming eyes, gestures, words
He
just needs to exist, that’s all I need
Dream
Menurut bayangan saya, setelah dia merasakan apa yang tertuang dalam lagu Crush, dia mungkin, sudah mampu entah bagaimana mengatakannya pada pemeran pria. Dan sedihnya ia ditinggalkan begitu saja. TT
Lagu ini ballad dan selow gitu. Mendayu-dayu. Nggak sabar pengen liat Hi bawain lagu ini secara live. Pastinya keren banget. Feel nya looo.
I
just wait for you, just back to
So
that those times that seemed like a lie
Can
be colored in me
If
only you came to me every night
To
comfort the broken me
Then
I would smile and say “Okay, see you tomorrow”
And
gladly endure through a day
Special (Feat Jennie Kim)
Lalu setelah ia berharap pemeran pria kembali mengisi hari-harinya, namun tak kunjung datang, ia akhirnya pasrah (haduh pilihan kata yang nggak romantis). Bagaimanapun orang itu merupakan sosok yang spesial dalam hidupnya.
Disini Hi berkolaborasi dengan Jennie Kim, trainee YG yang dikabarkan akan menjadi girl group baru dari entertaiment milik Yang Hyun Suk ini. Jennie ambil peran dalam part rap yang ada, dan kesan yang saya dapatkan adalah, si Jennie ini soft banget nge rapnya, mungkin karena udah kebiasaan ngeliat GD ama CL ya, berasa belum swag. Tapi lagu ini bagus sekali, sekali lagi abang Tablo yang nyiptain emang keren banget.
Even
if it hurts, it’s okay if it’s you
Even
if they are sad memories, it’s okay if they’re mine
It's Over
Dan terakhir, seperti yang Hi bilang dalam Making M/V nya, karena dia sudah melakukan banyak hal baik pada si pemeran pria tapi pemeran prianya malah membalas dengan tindakan-tindakan yang menyebalkan, akhirnya dia memutuskan untuk mengakhirinya...
Memilih sebuah beruang sebagai analogi pemeran utama pria sungguh brilian. terlepas dari apapun maksud terselubungnya. Trus, beruang yang pake baju One of A Kind dan ikat kepala khas Taeyang, sungguh luucuu, penasaran pengen tahu alasan kenapa G-Bear dan Yong-Bear muncul disitu dan gimana tanggapan mereka tentang itu.
Lagu ini udah menyapu hampir semua chart dan the 'rookie monster' emang nggak berhenti sampe situ, lagu-lagu lainnya juga merangkak naik di tangga lagu seluruh penjuru Korea. Penampilan live nya juga oke dengan dancer yang lagi-lagi lucu dan gerakan dance yang juga lagi-lagi lucu.
I
will run away from being hidden under your shadow
Under
the blue sky and find myself | Hi + Gom Gom |
Overall menurut saya part one ini sukses. Yeeay Chukkae Hayi ssi.
Sebagai seorang jebolan ajang pencarian bakat, dia beruntung banget bisa ngeluarin album secepat ini dengan packaging se keren ini, dan itu sebanding dengan talent yang dia punya. Segmen remaja pastinya juga kesentuh banget dengan image cute nya dia dan dengan konten khas 'First Love' yang dapat dihayati banyak kalangan, namun tetap berkualitas. Dan jujur saja, kalo saya menjadi penyanyi saya akan sangat senang kalo album pertama saya dibuat seperti ini, tepat seperti selera saya. Hehehe.
Denger-denger part two bakal mengusung tema yang lebih dewasa dan khas YG. Title songnya, berjudul Rose, diciptain sama Bang Teddy dan pastinya bakal kental dengan nuansa hip hop. Jadi penasaran nih. Mari kita tunggu bersama-sama ya.
Sekian- (^O^)/
Saturday, 19 January 2013
Yes, You're One of A Kind
Hello.
All things that happened lately were just confusing. Yeah. Those are confusing.
Let me go back to my childhood. In my elementary school. My school is the religious one, teachers taught me to pray to our God, Allah, believe in Him, The Only One, and also believing Muhammad as our prophet, our idol. Idol, my teachers mean, our lifetime role model. My teacher said that we have to choose the right idol in our life. And I just admitted that without thinking too much. Now, I realize how important it is.
~~~
It was two weeks ago, when I watched Healing Camp, a variety show in South Korea, talking about idol's scandals, or accident that need to be healed. And it was the first time of Big Bang's G Dragon and Daesung revealed their true feelings toward their accident on 2011. They clarified it, made it clear to all people in the world, that they also had difficult times to recover. Despite of all the haters' judges, actually they hurted the most, and as a team in an idol group, they five (GD, Daesung, TOP, Taeyang, Seungri) encouraged each others, supported each others too. Seeing their pure personality, I was interested. Especially, the forever leader, G Dragon, Kwon Ji Yong ssi. And I was just moving to another reality show they starred. Intimate Note, Night After Night, Come to Play, Infinity Challenge, through those shows I started to learn their personality. It is not like 'the fierce oppa' I saw in their performances, but soft-hearted men, pure and innocent (just like TOP said). And GD is the huge magnet for me.
Yeah, it is HUGE. He's just my ideal type, in my dream. Just for a dream. The rebel one, indifferent, cool, fierce, but delicate, humble, cute, funny, loving, and family man. He makes me adore him and realize how unreachable he is at the same time. Unreachable GD. Yes, he is. Kind of popular boys. Adorable. Actually I started to listen Big Bang's song since Lies, and I also watched Haru Haru's music video given by my friend. GD's role is impressive in the video, and I definitely liked him more than the others. But, because I don't know who he is, it ended just like that. And now, as I said before, through his behaviour I am falling for him.
I wonder so I followed his carreer journey, from his pre debut, I saw his ambitious will to be a hip hop singer, doing 6 years as a trainee with Taeyang in YG. Tested many times by CEO. He said, if the boyband is not success, he will be the one who is hurted the most because he wants it so much. He worked so hard practicing, supported by his family step by step actualizing his dream. After debuting, Big Bang also had to do variety show to be popular. In Idol World they had to do such freaky things. How pity. But then they became number 1 Korean boyband in the world, especially after receiving MTV EMA "Best Worldwide Act." And that's where I know how hardworking they are. How their struggling time is being paid today.
Lately, I listened to his solo albums, Big Bang's albums, and found that GD is so genius. His songs he wrote himself, are great. He is so talented. Almost all of Big Bang's songs are composed by him. I watched his Big Show and found that he and the rest members of Big Bang are high quality singer, with great voices, great dance, great stamina, and great personality. I also found that he is very entertaining, his songs could elevate the mood, easy listening, deep lyrics, OMG. He is the bad boy, the unreachable one, the superstar. Never met someone like him, and sure, he's one of a kind.
Then I started to get dissapointed by the reality I had in my mind. The reality about propaganda. I realize it myself, one organization's symbol he brought these days. Mmm, actually since 2011 I noticed. And it became bigger in 2012 with his fashion style, Big Bang's newer MVs in ALIVE album. Many people also notice that (in many KPOP artists), and VIPs confused about that. VIPs just don't like the idea of their 'revolution' but still love Big Bang sincerely as always. They can't helped it. They can't accept the fact that Big Bang's precious ability is used to spread the propaganda. VIPs say the same things, that someone or maybe some company just ask Big Bang to do so, Big Bang is doing it without knowing anything. But, that reason is just too naive I think. I feel the same like VIPs, I don't want to believe that fact. Articles in internet say that singers do similar action to maintain its popularity. They have to do what they told to do. Using their talent. Such a waste. Fans say, 'it's okay to still love Big Bang as long as my faith in religion is unwavering'. But, the more I think, the more I know, that's what they want. They, whoever behind this, want us to do that, still listening to their songs, and hypnotized by them I guess. Far from God. To make the idol we follow following them. OMG, that's cruel.
Kwon Ji Yong ssi, I just assumed, you are not involved on this. You know that your talent is so great, so you won't obey them using your ability, right? You still have family, you still have God, Place to come back. You still have faith on that, right? However, hopefully you will show us, that you can stand on your own, not relying on them, but on God.
Too fast to live, too young to die, but someone's death is just a mistery.
Yes, You're One of A Kind, so you have to use your life wisely.
~~~
So, maybe, mmm,
It's so right to carefully choose who your idol is. Because it determines your soul.
I guess.
All things that happened lately were just confusing. Yeah. Those are confusing.
Let me go back to my childhood. In my elementary school. My school is the religious one, teachers taught me to pray to our God, Allah, believe in Him, The Only One, and also believing Muhammad as our prophet, our idol. Idol, my teachers mean, our lifetime role model. My teacher said that we have to choose the right idol in our life. And I just admitted that without thinking too much. Now, I realize how important it is.
~~~
It was two weeks ago, when I watched Healing Camp, a variety show in South Korea, talking about idol's scandals, or accident that need to be healed. And it was the first time of Big Bang's G Dragon and Daesung revealed their true feelings toward their accident on 2011. They clarified it, made it clear to all people in the world, that they also had difficult times to recover. Despite of all the haters' judges, actually they hurted the most, and as a team in an idol group, they five (GD, Daesung, TOP, Taeyang, Seungri) encouraged each others, supported each others too. Seeing their pure personality, I was interested. Especially, the forever leader, G Dragon, Kwon Ji Yong ssi. And I was just moving to another reality show they starred. Intimate Note, Night After Night, Come to Play, Infinity Challenge, through those shows I started to learn their personality. It is not like 'the fierce oppa' I saw in their performances, but soft-hearted men, pure and innocent (just like TOP said). And GD is the huge magnet for me.
Yeah, it is HUGE. He's just my ideal type, in my dream. Just for a dream. The rebel one, indifferent, cool, fierce, but delicate, humble, cute, funny, loving, and family man. He makes me adore him and realize how unreachable he is at the same time. Unreachable GD. Yes, he is. Kind of popular boys. Adorable. Actually I started to listen Big Bang's song since Lies, and I also watched Haru Haru's music video given by my friend. GD's role is impressive in the video, and I definitely liked him more than the others. But, because I don't know who he is, it ended just like that. And now, as I said before, through his behaviour I am falling for him.
I wonder so I followed his carreer journey, from his pre debut, I saw his ambitious will to be a hip hop singer, doing 6 years as a trainee with Taeyang in YG. Tested many times by CEO. He said, if the boyband is not success, he will be the one who is hurted the most because he wants it so much. He worked so hard practicing, supported by his family step by step actualizing his dream. After debuting, Big Bang also had to do variety show to be popular. In Idol World they had to do such freaky things. How pity. But then they became number 1 Korean boyband in the world, especially after receiving MTV EMA "Best Worldwide Act." And that's where I know how hardworking they are. How their struggling time is being paid today.
Lately, I listened to his solo albums, Big Bang's albums, and found that GD is so genius. His songs he wrote himself, are great. He is so talented. Almost all of Big Bang's songs are composed by him. I watched his Big Show and found that he and the rest members of Big Bang are high quality singer, with great voices, great dance, great stamina, and great personality. I also found that he is very entertaining, his songs could elevate the mood, easy listening, deep lyrics, OMG. He is the bad boy, the unreachable one, the superstar. Never met someone like him, and sure, he's one of a kind.
Then I started to get dissapointed by the reality I had in my mind. The reality about propaganda. I realize it myself, one organization's symbol he brought these days. Mmm, actually since 2011 I noticed. And it became bigger in 2012 with his fashion style, Big Bang's newer MVs in ALIVE album. Many people also notice that (in many KPOP artists), and VIPs confused about that. VIPs just don't like the idea of their 'revolution' but still love Big Bang sincerely as always. They can't helped it. They can't accept the fact that Big Bang's precious ability is used to spread the propaganda. VIPs say the same things, that someone or maybe some company just ask Big Bang to do so, Big Bang is doing it without knowing anything. But, that reason is just too naive I think. I feel the same like VIPs, I don't want to believe that fact. Articles in internet say that singers do similar action to maintain its popularity. They have to do what they told to do. Using their talent. Such a waste. Fans say, 'it's okay to still love Big Bang as long as my faith in religion is unwavering'. But, the more I think, the more I know, that's what they want. They, whoever behind this, want us to do that, still listening to their songs, and hypnotized by them I guess. Far from God. To make the idol we follow following them. OMG, that's cruel.
Kwon Ji Yong ssi, I just assumed, you are not involved on this. You know that your talent is so great, so you won't obey them using your ability, right? You still have family, you still have God, Place to come back. You still have faith on that, right? However, hopefully you will show us, that you can stand on your own, not relying on them, but on God.
Too fast to live, too young to die, but someone's death is just a mistery.
Yes, You're One of A Kind, so you have to use your life wisely.
~~~
So, maybe, mmm,
It's so right to carefully choose who your idol is. Because it determines your soul.
I guess.
Saturday, 27 October 2012
Life Learner
![]() |
| 1. Be The Best, Be Your Self |
Disaat kita menjadi bagian dari perubahan. Tidak bisa dipungkiri cemoohan dan ejekan akan datang dari seluruh penjuru mata angin. Bahkan dari arah yang paling tidak diharapkan. Tapi bukankah itu bertanda bahwa kita sedang maju ke depan? Tanda bahwa kita sedang terus berusaha mencapai tujuan. Walaupun tujuan yang ingin dicapai itu serasa hampir tak mungkin. Tapi bukankah kita harus meletakkan tujuan setinggi bintang di langit? Agar saat kita belum berhasil, setidak-tidaknya kita mampu bertahan sedikit di bawah tujuan itu. Sedikit di bawah bintang.
Thanks to: SC Cranialis Mbak Caca, Kadiv Limbik Dindit, Partner Limbik Mas Maman, All Limbik, Maba 2012 kelompok 10
| 2. Hardwork, Good Friends |
Ini juga awalnya serasa tidak mungkin. Serasa berat karena berbagai hal. Satu hal, lakukan yang terbaik sesuai kapasitas. May Allah Do the Rest. Dan di saat-saat seperti inilah, sifat diri seseorang mampu terungkap. Siapa yang tulus membantu, siapa yang tidak. Siapa yang cepat bertindak, dan siapa yang sibuk berhitung.
Thanks to: Ketua Panitia Mbak Inda, Wakil Ketua Panitia Erly, All divisi acara, Teh Ghaida dan Suami
![]() |
| 3. Ironic Pharmacologic |
Ingat foto di atas? Setelah praktikum SSO, menggunakan usus kelinci, baru sadar bahwa setahun yang lalu, saya menulis kebahagiaan para kelinci bermain, tanpa mengetahui akhir cerita mereka. Disaat kusangka mereka akan terus bermain~~ Bukan tidak mungkin, kebahagiaan tersebut semu, dan berakhir di meja bedah ruang praktikum farmakologi, sama seperti yang kusaksikan beberapa minggu lalu. *sigh*. Yah. Mungkin mereka tetap bermain di taman surga.
Friday, 29 June 2012
Move On
Honesty. Berada pada setiap lembar buku pendidikan kewarganegaraan. Dicontohkan dengan benar oleh Budi, dan diberi pula contoh figur yang salah yaitu Badu. Sangat jelas. Dijawab dengan benar di setiap soal pilihan ganda yang diberikan. Ditulis dengan indah dalam uraian soal mencongak. Di presentasikan dengan lihai pada paparan makalah filsafat. Disuarakan dengan lantang dengan megaphone di tangan. Dikritik dengan pedas melalui social media.
Sampai saatnya praktik kehidupan yang sesungguhnya, lupa.
Justice. Kata keramat dipuja puja orang. Sebenarnya, eksistensinya oleh makhluk di dunia ini dijadikan nihil. Hakikatnya hanya disebut-sebut saja, tidak dipahami. Tidak didalami.
Ketahuilah. Manusia asing di dunia. Selamanya asing. Disini manusia bisa tertipu oleh apapun yang memiripkan diri dengan keabadian. Aksiologi kehidupan, menjadi tanda tanya besar dalam diri insan-insan yang terjebak dalam lika-liku ego dan emosi. Seakan-akan penyadaran akan fungsi moral dan pergeseran nilai hanya isu semata, tidak untuk introspeksi, apalagi merubah realita ini. Mencari-cari pembenaran, ya itu juga yang kelak akan dilakukan. Sayangnya disana nanti tidak akan ada yang bisa membantah keadilan. Penyesalan lah yang akan terbit.
Karena kesempatan hanya datang satu kali, maka penyesalan adalah rasa sakit yang paling pedih.
Kesabaran dan rasa syukur. Ya, mungkin itu kuncinya. Bisa hidup dalam keyakinan yang benar adalah anugerah yang tak akan terganti dengan apapun. Pasti ada misteri. Pasti ada hikmah. Pasti ada sesuatu pesan. Pasti ada kode rahasia. Dari Allah, buat kita semua.
sudah waktunya move on, ayo semangat.
Sampai saatnya praktik kehidupan yang sesungguhnya, lupa.
Justice. Kata keramat dipuja puja orang. Sebenarnya, eksistensinya oleh makhluk di dunia ini dijadikan nihil. Hakikatnya hanya disebut-sebut saja, tidak dipahami. Tidak didalami.
Ketahuilah. Manusia asing di dunia. Selamanya asing. Disini manusia bisa tertipu oleh apapun yang memiripkan diri dengan keabadian. Aksiologi kehidupan, menjadi tanda tanya besar dalam diri insan-insan yang terjebak dalam lika-liku ego dan emosi. Seakan-akan penyadaran akan fungsi moral dan pergeseran nilai hanya isu semata, tidak untuk introspeksi, apalagi merubah realita ini. Mencari-cari pembenaran, ya itu juga yang kelak akan dilakukan. Sayangnya disana nanti tidak akan ada yang bisa membantah keadilan. Penyesalan lah yang akan terbit.
Karena kesempatan hanya datang satu kali, maka penyesalan adalah rasa sakit yang paling pedih.
Kesabaran dan rasa syukur. Ya, mungkin itu kuncinya. Bisa hidup dalam keyakinan yang benar adalah anugerah yang tak akan terganti dengan apapun. Pasti ada misteri. Pasti ada hikmah. Pasti ada sesuatu pesan. Pasti ada kode rahasia. Dari Allah, buat kita semua.
sudah waktunya move on, ayo semangat.
Wednesday, 13 June 2012
Brain to Brain
Sadar
Di atas langit masih ada langit.
Merasa diri ini paling merana, tidak sadar di luar sana banyak yang lebih merana.
Reaksi. Putar balik fakta, tidak mau disalahkan.
Yaa itu suatu mekanisme pembelaan ego.
Wajar wajar saja
Tapi sekali lagi sadar
Ini nggak ada apa-apanya
Bagi orang terpilih
Ini nggak ada apa-apanya
Nggak pengen jadi orang terpilih kok
Lagi-lagi mengelak
Kalau selalu pesimis menghadapi dunia, kenapa sekarang masih bersantai? Perbanyak bekal buat ke akhirat!
Ugh. Dzzubs.
Di atas langit masih ada langit.
Merasa diri ini paling merana, tidak sadar di luar sana banyak yang lebih merana.
Reaksi. Putar balik fakta, tidak mau disalahkan.
Yaa itu suatu mekanisme pembelaan ego.
Wajar wajar saja
Tapi sekali lagi sadar
Ini nggak ada apa-apanya
Bagi orang terpilih
Ini nggak ada apa-apanya
Nggak pengen jadi orang terpilih kok
Lagi-lagi mengelak
Kalau selalu pesimis menghadapi dunia, kenapa sekarang masih bersantai? Perbanyak bekal buat ke akhirat!
Ugh. Dzzubs.
Saturday, 26 May 2012
Nyatanya
Sebenarnya aku itu jahat
Benar
Kalau ada yang bilang aku jahat
Berarti jelas
Ia telah menemukan kebenaran
Benar
Kalau ada yang bilang aku jahat
Berarti jelas
Ia telah menemukan kebenaran
Thursday, 17 May 2012
Lessons
Beberapa hari belakangan ini, hectic sekaliiiii
Perasaan hati campur aduk, mood naik turun, roda kehidupan berputar cepat, oh dunia ini
Dimulai dari pengumuman liga medika, berbagai kontroversi sehubungan dengan PBL, bertepatan dengan UTS triple attack, benar-benar menguji iman, jiwa, raga. Beneran. Orang-orang di sekitarku aja ikut kena aura negatifnya. Konstipasi dan diare yang bergantian, badan panas, membuktikan bahwa stress = immunocompromized.
Klimaksnya, survei modul kedokteran tropis. Masya Allah.
Survei ini, 'keren' sekali sodara-sodara.
Sabtu pagi saya berjalan menuju suatu rumah, di suatu tempat yang asing, dan diharapkan mengambil sputum dari sang empunya rumah. Jangankan sputum, orangnya aja nggak ada.
Selain minta sputum, aku juga wajib dateng ke rumah orang itu sebanyak tiga kali dalam seminggu. Jangankan tiga kali, sekali dateng aja cuma disambut pager terkunci rapat.
Senin Selasa mau ke Jakarta padahal.
Nggak dapet pasien berarti nasib nggak jelas.
Berakhir dengan merenungi nasib di pojokan puskesmas, "Ya Allah aku tahu Engkau Tahu yang terbaik, tapi tolong jelaskan Ya Allah, aku terlalu bodoh buat mengerti kenapa Engkau memberiku ujian-ujian semacam ini." *melankol*
Kalo udah kayak gitu, semua teori mengenai nasib, keberuntungan, takdir, kembali berputar-putar di otakku. Semua tanda tanya cuma didahului kata mengapa atau kenapa.
Lalu semua itu langsung dijawab sama Allah. Langsung. Petugas puskesmas langsung ngasih aku pengganti pasien (yang nggak ada di rumah tadi itu) dengan pasien yang rumahnya di Kedung Tarukan. Iya Kedung Tarukan. Hanya beberapa langkah dari kampus. Dan pasiennya bakalan pergi keluar kota Sabtu malem sampe hari Selasa. Klop banget sama jadwalku malahan. Rumahnya deket rumah temen sekelompokku lagi. Orangnya baik banget pula.
Berburuk sangka kepada Allah itu tak ada gunanya. Hasilnya kecele berat.
Berlanjut dengan liga medika.
Saya ke Jakarta teman-teman. Salah, Gueh ke Jakarta.
Oke, silakan muntah.
Disana itu, rasanya kayak melarikan diri dari kenyataan hidup. Meninggalkan laporan survei, penelitian, pelajaran, menyenangkan. Walau sebenernya, ada suatu pelajaran kehidupan yang gue dapatkan: mau kemanapun kamu pergi, entah ke ujung dunia, meninggalkan semua kenyataan hidupmu, tetep aja masalah akan mengikutimu. Di Jakarta kehidupan gue nggak mulus-mulus aja ternyata. Banyak cobaan hidup juga. Dan tetep, cuma Allah yang somehow bisa membuat semua kegelisahan itu nggak membabi buta. Gue bisa tenang, aman, damai, dan ikhlas. Ketawa ngakak gara-gara tragedi termosnya Ricardo+Yogi. Foto-foto di bangunan tua stovia, mengelilingi sudut-sudutnya bareng Mbak Nia (Makasih Mbak Niaaa). Menikmati malam di ibukota, dengan menggila bersama partner gue, Pipi, ketua kelas abadi Acce5s, Evede, yang ngeksis banget jadi MC andalan FKUI, LO kami, Harris, Geng USU (Universitas Sumatra Utara): Anita, Dhila, Rini, dengan LOnya Kak Sheli, dan kami sukses foto-foto dengan ndesonya di Grand Indonesia. Dilanjutkan dengan menginap di hotel, sekamar bareng Winda dari UWK, Vindy, dan Emily dari Atma Jaya. Mereka semua benar-benar menghibur. :) Think positive makes you positive.
Balik ke dunia nyata. Stop sok Jakarte.
Aku dateng ke Surabaya udah disambut tuntutan buat ketemu dombing 1, rapat redaksi Post Campus, dan ketinggalan 4 atau lebih bab PK, 3 bab mikro, 2 bab parasit. Oh My God.
Tapi, still nggak ada yang bisa nggantiin betapa berharganya sebuah pengalaman. Inget petuah sang tetua, untuk mendapatkan sesuatu, kita nggak boleh menyesal atas suatu hal lain yang harus dikorbankan.
Itu. Kadang beberapa pesan kebaikan yang ingin disampaikan Allah kepada kita, disampaikan lewat ucapan orang lain. Dan pesan-pesan itu, mungkin juga bentuk dari penjelasan Allah buat aku. Butuh lebih banyak mikir aja buat memecahkan rahasia Illahi ini. Mungkin begitu ya.
Pelajaran lainnya adalah, nggak ada satu makhluk pun di dunia ini yang bisa membantu dirimu, selain dirimu sendiri. Even orang tuamu, pacarmu, sahabatmu, temenmu, tetanggamu, apalagi orang yang nggak ada hubungannya sama kamu. Sama banget kayak Firman Allah, Allah nggak akan Merubah nasib suatu kaum, sebelum dia merubah nasibnya sendiri. Disaat kita mau membantu diri kita sendiri, tidak bergantung pada siapapun, disanalah Allah akan selalu ada, membantu baik disaat yang kita duga maupun tidak. Kesabaran, adalah soal pendewasaan. Nggak semua orang di dunia bisa mengikuti maumu. Nggak semua orang di dunia senormal dirimu. Apapun definisi normal yang kamu gunakan. Semua itu nggak bisa cuma dipelajari lewat kata-kata, motivasi, maupun jalan emas (hehe), tapi kamu harus mengalaminya sendiri. Ya, mungkin begitu.
Aku harus mengalaminya sebelum mengerti.
Okay, wish me luck, then.
Perasaan hati campur aduk, mood naik turun, roda kehidupan berputar cepat, oh dunia ini
Dimulai dari pengumuman liga medika, berbagai kontroversi sehubungan dengan PBL, bertepatan dengan UTS triple attack, benar-benar menguji iman, jiwa, raga. Beneran. Orang-orang di sekitarku aja ikut kena aura negatifnya. Konstipasi dan diare yang bergantian, badan panas, membuktikan bahwa stress = immunocompromized.
Klimaksnya, survei modul kedokteran tropis. Masya Allah.
Survei ini, 'keren' sekali sodara-sodara.
Sabtu pagi saya berjalan menuju suatu rumah, di suatu tempat yang asing, dan diharapkan mengambil sputum dari sang empunya rumah. Jangankan sputum, orangnya aja nggak ada.
Selain minta sputum, aku juga wajib dateng ke rumah orang itu sebanyak tiga kali dalam seminggu. Jangankan tiga kali, sekali dateng aja cuma disambut pager terkunci rapat.
Senin Selasa mau ke Jakarta padahal.
Nggak dapet pasien berarti nasib nggak jelas.
Berakhir dengan merenungi nasib di pojokan puskesmas, "Ya Allah aku tahu Engkau Tahu yang terbaik, tapi tolong jelaskan Ya Allah, aku terlalu bodoh buat mengerti kenapa Engkau memberiku ujian-ujian semacam ini." *melankol*
Kalo udah kayak gitu, semua teori mengenai nasib, keberuntungan, takdir, kembali berputar-putar di otakku. Semua tanda tanya cuma didahului kata mengapa atau kenapa.
Lalu semua itu langsung dijawab sama Allah. Langsung. Petugas puskesmas langsung ngasih aku pengganti pasien (yang nggak ada di rumah tadi itu) dengan pasien yang rumahnya di Kedung Tarukan. Iya Kedung Tarukan. Hanya beberapa langkah dari kampus. Dan pasiennya bakalan pergi keluar kota Sabtu malem sampe hari Selasa. Klop banget sama jadwalku malahan. Rumahnya deket rumah temen sekelompokku lagi. Orangnya baik banget pula.
Berburuk sangka kepada Allah itu tak ada gunanya. Hasilnya kecele berat.
Berlanjut dengan liga medika.
Saya ke Jakarta teman-teman. Salah, Gueh ke Jakarta.
Oke, silakan muntah.
| Bukti otentik gue pernah ke FK UI |
| dari kanan ke kiri: alvi, pipi, anita, dhila, rini, kak sheli |
Balik ke dunia nyata. Stop sok Jakarte.
Aku dateng ke Surabaya udah disambut tuntutan buat ketemu dombing 1, rapat redaksi Post Campus, dan ketinggalan 4 atau lebih bab PK, 3 bab mikro, 2 bab parasit. Oh My God.
Tapi, still nggak ada yang bisa nggantiin betapa berharganya sebuah pengalaman. Inget petuah sang tetua, untuk mendapatkan sesuatu, kita nggak boleh menyesal atas suatu hal lain yang harus dikorbankan.
Itu. Kadang beberapa pesan kebaikan yang ingin disampaikan Allah kepada kita, disampaikan lewat ucapan orang lain. Dan pesan-pesan itu, mungkin juga bentuk dari penjelasan Allah buat aku. Butuh lebih banyak mikir aja buat memecahkan rahasia Illahi ini. Mungkin begitu ya.
Pelajaran lainnya adalah, nggak ada satu makhluk pun di dunia ini yang bisa membantu dirimu, selain dirimu sendiri. Even orang tuamu, pacarmu, sahabatmu, temenmu, tetanggamu, apalagi orang yang nggak ada hubungannya sama kamu. Sama banget kayak Firman Allah, Allah nggak akan Merubah nasib suatu kaum, sebelum dia merubah nasibnya sendiri. Disaat kita mau membantu diri kita sendiri, tidak bergantung pada siapapun, disanalah Allah akan selalu ada, membantu baik disaat yang kita duga maupun tidak. Kesabaran, adalah soal pendewasaan. Nggak semua orang di dunia bisa mengikuti maumu. Nggak semua orang di dunia senormal dirimu. Apapun definisi normal yang kamu gunakan. Semua itu nggak bisa cuma dipelajari lewat kata-kata, motivasi, maupun jalan emas (hehe), tapi kamu harus mengalaminya sendiri. Ya, mungkin begitu.
Aku harus mengalaminya sebelum mengerti.
Okay, wish me luck, then.
Wednesday, 22 February 2012
Kepribadian Ganda
Iseng nyoba ikut tes kepribadian lagi di sini. Melihat apakah kepribadian saya berubah. Hasilnya:
Sebenarnya tidak banyak berubah. --" emang bisa berubah ya?
Dulu waktu ikut suatu pelatihan, trainer pernah njelasin empat macam kepribadian ini. Katanya, ada pribadi yang bertolak belakang, Koleris lawannya Phlegmatis, Sanguinis lawannya Melankolis. Koleris dengan kepemimpinannya, Phlegmatis dengan cinta damainya, Sanguinis yang rame, dan Melankolis yang melankol. Oke. Justru itu yang membuat orang-orang dengan kepribadian yang bertolak belakang ini cocok, mereka saling melengkapi.
Itu kata sang trainer.
Namun, setelah saya pikir-pikir, ternyata kepribadian saya dominan di dua hal yang bertolak belakang. Pas saya baca lagi di deskripsinya:
Sebenernya aku merasa banyak yang sesuai dengan diri saya. Tapi ya itu, banyak sifat-sifat yang bertolak belakang, dan menurut teori kepribadian ini, dua-duanya ada di saya.
Sebenarnya tidak banyak berubah. --" emang bisa berubah ya?
Dulu waktu ikut suatu pelatihan, trainer pernah njelasin empat macam kepribadian ini. Katanya, ada pribadi yang bertolak belakang, Koleris lawannya Phlegmatis, Sanguinis lawannya Melankolis. Koleris dengan kepemimpinannya, Phlegmatis dengan cinta damainya, Sanguinis yang rame, dan Melankolis yang melankol. Oke. Justru itu yang membuat orang-orang dengan kepribadian yang bertolak belakang ini cocok, mereka saling melengkapi.
Itu kata sang trainer.
Namun, setelah saya pikir-pikir, ternyata kepribadian saya dominan di dua hal yang bertolak belakang. Pas saya baca lagi di deskripsinya:
Sebenernya aku merasa banyak yang sesuai dengan diri saya. Tapi ya itu, banyak sifat-sifat yang bertolak belakang, dan menurut teori kepribadian ini, dua-duanya ada di saya.
Kalo berdasarkan tabel-tabel di atas, berarti pribadi saya:
Kadang hemat, kadang boros. Kadang perfeksionis, kadang kacau balau. Kadang mudah berteman, kadang sulit bersosialisasi. Kadang mau mendengarkan, kadang susah mendengarkan dengan tuntas. Kadang berhati tulus, kadang mengingat yang negatif dan pendendam.
Sepertinya saya berkepribadian ganda. Hati-hati dengan saya.
Kalau begitu, mungkin cuma satu yang paling sesuai. Saya Mudah Berubah.
Tuesday, 21 February 2012
Maze
Langkah kaki bergema di ruang kosong, perlahan menyusuri gelap. Dinding beraneka bentuk seakan menutup semua jalan keluar, mengurung siapapun yang mencoba bebas, memupuskan harapan.
Tembok besi. Kuat, kokoh, dingin seperti es. Tak mungkin ditembus. Sepertinya tak mungkin di tembus. Mengejek setiap ayunan kaki, dan gerakan mulut saat mengeja dunia. Merubah kondisi setiap saat menjadi kesulitan, tantangan. Merubah kenyamanan hidup. Coba mengetuk-ngetuk, mencari celah. Tapi, bahkan partikel cahaya tidak dapat menemukan lubang kecil untuk meneruskan sinarnya.
Cari jalan lain.
Memutar, melewati ratusan lorong sempit, hingga akhirnya barisan besi itu berakhir, muncul lah barisan dinding tanah liat. Sejenak mengira-ngira, lalu mencoba mendobrak. Tak bisa. Walau empuk, dia lebih kuat dari kelihatannya. Asal kita. Dia melindungi dari rasa sakit, tapi tetap saja tak tertembus. Mencari air untuk melunakkannya tak akan banyak gunanya, bekal pun tak ada.
Berlari dan terus berlari.
Barrier tanaman rambat. Kelihatannya lebih mudah. Namun, ia dari dalam jiwa, berisi duri ketakutan akan diri sendiri, dan ketakutan melukai orang lain. Getah meleleh-leleh, tak ada niatan untuk menghapusnya, sesungguhnya ia membuat lengket saja. Sulur-sulur kuat mencengkram batang, keinginan untuk bersuara. Namun rasa aman yang pasti membuat menutup diri terasa lebih baik. Bunga mawar putih, hitam. Mana yang akan menjadi tuntunan, hati nurani atau godaan setan?
Frustasi. Bertahun-tahun terkungkung. Sesekali sinar muncul di sana sini, tak ada bedanya dengan fatamorgana di siang hari. Sinar itu tidak jelas, kontinu tapi sukar dipahami. Sukar, sebenarnya ada jalan keluar. Entahlah, manusia banyak tersesat di labirin buatannya sendiri.
Tembok besi. Kuat, kokoh, dingin seperti es. Tak mungkin ditembus. Sepertinya tak mungkin di tembus. Mengejek setiap ayunan kaki, dan gerakan mulut saat mengeja dunia. Merubah kondisi setiap saat menjadi kesulitan, tantangan. Merubah kenyamanan hidup. Coba mengetuk-ngetuk, mencari celah. Tapi, bahkan partikel cahaya tidak dapat menemukan lubang kecil untuk meneruskan sinarnya.
Cari jalan lain.
Memutar, melewati ratusan lorong sempit, hingga akhirnya barisan besi itu berakhir, muncul lah barisan dinding tanah liat. Sejenak mengira-ngira, lalu mencoba mendobrak. Tak bisa. Walau empuk, dia lebih kuat dari kelihatannya. Asal kita. Dia melindungi dari rasa sakit, tapi tetap saja tak tertembus. Mencari air untuk melunakkannya tak akan banyak gunanya, bekal pun tak ada.
Berlari dan terus berlari.
Barrier tanaman rambat. Kelihatannya lebih mudah. Namun, ia dari dalam jiwa, berisi duri ketakutan akan diri sendiri, dan ketakutan melukai orang lain. Getah meleleh-leleh, tak ada niatan untuk menghapusnya, sesungguhnya ia membuat lengket saja. Sulur-sulur kuat mencengkram batang, keinginan untuk bersuara. Namun rasa aman yang pasti membuat menutup diri terasa lebih baik. Bunga mawar putih, hitam. Mana yang akan menjadi tuntunan, hati nurani atau godaan setan?
Frustasi. Bertahun-tahun terkungkung. Sesekali sinar muncul di sana sini, tak ada bedanya dengan fatamorgana di siang hari. Sinar itu tidak jelas, kontinu tapi sukar dipahami. Sukar, sebenarnya ada jalan keluar. Entahlah, manusia banyak tersesat di labirin buatannya sendiri.
Wednesday, 25 January 2012
Looking for: Peace
pause
think. feel. come up to --- self anxiety
huge anxiety about life, main goal, responsibility, idea of wasting time, strategy, somebody to trust, decision making, laziness, doubt, achievement, how to be useful enough, then leave in peace.
apa yang harus kulakukan ketika saatnya tiba dan aku belum dapat melakukan apapun?
jika kesempatan itu datang, apakah pertimbangan mengenai kapabilitas diri dapat dikesampingkan? Itu bisa jadi dua keputusan yang egois. Yang mana yang egois?
bolehkah aku berbelok, diam, berhenti?
God, would You please Guide me with the easiest way I could understand?
think. feel. come up to --- self anxiety
huge anxiety about life, main goal, responsibility, idea of wasting time, strategy, somebody to trust, decision making, laziness, doubt, achievement, how to be useful enough, then leave in peace.
apa yang harus kulakukan ketika saatnya tiba dan aku belum dapat melakukan apapun?
jika kesempatan itu datang, apakah pertimbangan mengenai kapabilitas diri dapat dikesampingkan? Itu bisa jadi dua keputusan yang egois. Yang mana yang egois?
bolehkah aku berbelok, diam, berhenti?
God, would You please Guide me with the easiest way I could understand?
Sunday, 22 January 2012
Sembari Menunggu Teman-Teman Sholat
Kemarin, siang hari, saya sedang 'nggak tau mau ngapain sambil nunggu temen saya sholat'. Saya hanya diam dan ngelamun saja.
Lalu ada ibu-ibu, duduk di depan mushola bareng sama saya, bawa piring dan makanan. Si ibu makan di situ.
Mencium bau makanan, segera muncul penghuni lain dari mushola, yaitu si mak kucing (dia punya tiga anak, masih kuecil-kecil, dan tinggal di dalam kardus). Mak kucing meong-meong, pasti laper. Tapi dia sok cool gitu, dia cuma muter-muter di sekitar Ibu yang lagi makan, lalu dengan santainya duduk di sebelahnya.
Lihai banget, si Ibu langsung terganggu, dan mengusirnya. Tapi, alih-alih mengeong, merengek dan merajuk, dia malah pindah duduk lebih deket ke Ibu itu. Aku tahu perasaan sang Ibu, mau makan aja mesti digangguin kucing, tapi pasti dia kasian juga sama si mak kucing. Mana tiba-tiba, kayak orkestra, menyembul kepala tiga anak kucing dari balik kardus, dia meong-meong bebarengan kayak suara satu, dua, dan tiga. Semakin membuat nuansa makan siang si Ibu menjadi larut dalam rasa iba.
Langsung kepikiran. Kasian banget ya jadi hewan. Bisa dibilang, kehidupan mereka tergantung sama manusia. Mesti minta makan sama manusia juga. Ya, mereka bisa cari makan sendiri, tapi akhir-akhir ini manusia kan suka nggak peduli ekosistem mereka, jadi ya, mereka nggak bisa cari makan secara alamiah. Jadi, kalo mereka minta makan ke manusia, nggeriwuki manusia, mungkin juga karena manusia udah ngehabisin makanan mereka juga. Mungkin.
QS 2: 30. Ingatlah ketika Tuhanmu
berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang
khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan
(khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui."
Semoga manusia cepat sadar dan kembali ke jalan yang benar. Jadi para hewan bisa ikut hidup di bumi dengan tenang.
Lalu ada ibu-ibu, duduk di depan mushola bareng sama saya, bawa piring dan makanan. Si ibu makan di situ.
Mencium bau makanan, segera muncul penghuni lain dari mushola, yaitu si mak kucing (dia punya tiga anak, masih kuecil-kecil, dan tinggal di dalam kardus). Mak kucing meong-meong, pasti laper. Tapi dia sok cool gitu, dia cuma muter-muter di sekitar Ibu yang lagi makan, lalu dengan santainya duduk di sebelahnya.
![]() |
| mak kucing, di sebelahnya ada ibu-ibu yang lagi makan, tapi sengaja gak difoto karena menjaga asas confidentiality |
Lihai banget, si Ibu langsung terganggu, dan mengusirnya. Tapi, alih-alih mengeong, merengek dan merajuk, dia malah pindah duduk lebih deket ke Ibu itu. Aku tahu perasaan sang Ibu, mau makan aja mesti digangguin kucing, tapi pasti dia kasian juga sama si mak kucing. Mana tiba-tiba, kayak orkestra, menyembul kepala tiga anak kucing dari balik kardus, dia meong-meong bebarengan kayak suara satu, dua, dan tiga. Semakin membuat nuansa makan siang si Ibu menjadi larut dalam rasa iba.
![]() |
| tiga anak kucing, fotografer gak berani mendekat karena menjaga asas nonmaleficience bagi diri sendiri |
Semoga manusia cepat sadar dan kembali ke jalan yang benar. Jadi para hewan bisa ikut hidup di bumi dengan tenang.
Friday, 20 January 2012
Semester 3
Alhamdulillah yah, semester 3 hampir berakhir... Hampir, masih ada satu pengumuman yang aku tunggu-tunggu sampe kebawa mimpi T.T
Sebenernya pengumuman ini udah di tempel di papan subprogram, tapi berhubung lokasi rumah saya yang sangat terisolasi dari dunia luar, saya belum lihat hasilnya. Semoga hasilnya yang terbaik... Amin. #prayforbiokim
Dan, sembari menunggu kepastian, saya menggeje di rumah. Mata ini sampe sakit karna mantengin laptop tiap hari, mencari kesibukan. Sok sibuk. Oke.
Liburan ini, mindset saya sedikit berubah dari liburan-liburan sebelumnya. Kali ini, saya kepingin sedikit mengesampingkan pelajaran, saya belum tertarik mempelajari materi semester 4, nggak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana saya langsung cari-cari pinjeman buku kakak kelas, ribut nyicil semester berikutnya, dll. Survey membuktikan, hal itu hanya sedikit saja memberi dampak, toh pas udah kuliah beneran, akunya udah lupa. -- jadi, sekarang aku mau memanfaatkan liburan semaksimal mungkin, guaya toh. hal ini dilakukan juga dalam rangka meminimalisasi keinginan yang aneh-aneh saat perkuliahan masih berjalan, seperti pingin jalan-jalan kemana lah, nonton apa lah, main apa. Sekaranglah main yang sesungguhnya... Hahaha tawa membahana.
Hmm, flashback di awal semester ini, kata kakak kelas, 'ah semester 3 gampang dek, santai banget' dan aku langsung bersorak, horeee. Begitu dijalani, 'kakak kelas membuaaal'. Mana santainya? huuuuuh
Kayaknya ini semester jebakan. Hanya yang kuat iman yang mampu bertahan. Dan saya sudah menyimpulkan, bahwa semester 3 adalah fase penuh godaan. Dari hasil studi observasional dan studi eksperimental (alias aku juga ngalamin sendiri), di semester ini terjadi banyak anomali. Nilai-nilai tidak dapat diprediksi. Kalo ada fenomena 'Wih, tumben dia dapet nilai bagus' atau 'Nggak mungkin si dia nilainya cuma segini', itu sudah menjadi hal yang lumrah.
Pada awalnya, semua anak jadi rajin banget. Mau yang model kayak gimana juga, pasti semua belajar. Tapi, kegiatan nya banyak banget. Kita untuk pertama kalinya jadi kakak kelas, dan mesti ngurusin hal-hal yang perlu diurus selain kuliah. Rasanya kuliah ini jadi bosenin banget, nggak yang rajin nggak yang males, semua udah mulai terserang virus kejenuhan.
Walaupun mata kuliah faal sama biokim itu sebenarnya asyik, tapi banyak orang exhausted kalo kena mereka, mereka itu subject yang serigala berbulu domba, macan berbulu ayam, buaya berbentuk cicak, kelihatannya mudeng tapi kok nganuuuuuu. Dan, seperti yang udah aku bilang tadi, hanya mahasiswa yang kuat iman yang nggak tumbang diterjang badai ini. Apalagi, dosen masa kini kreatif banget, soal-soal dibuat bervariasi seperti varian es krim. Tiba-tiba ada rasa durian, rasa permen karet, rasa wijen hitam, lama-lama kita juga nggak kaget kalo ada rasa beras kencur atau rasa bunga sedap malam. PBL modul I aja, ada tiga macam ujian yang harus kita lalui, ujian tulis biasa, ujian praktek pake manekin, dan ujian game.
Ujian game itu, sesuatu.
Bagaimana dengan saya? Saya berharap saya bisa lebih baik di semester selanjutnya. Sejujurnya, di semester ini saya kurang kuat iman, hehe, jadinya mungkin hasilnya kurang maksimal. Semoga bisa membulatkan tekad untuk terus bersemangat dalam menjalani liku-liku kehidupan ini...
Fighting!
Sebenernya pengumuman ini udah di tempel di papan subprogram, tapi berhubung lokasi rumah saya yang sangat terisolasi dari dunia luar, saya belum lihat hasilnya. Semoga hasilnya yang terbaik... Amin. #prayforbiokim
Dan, sembari menunggu kepastian, saya menggeje di rumah. Mata ini sampe sakit karna mantengin laptop tiap hari, mencari kesibukan. Sok sibuk. Oke.
Liburan ini, mindset saya sedikit berubah dari liburan-liburan sebelumnya. Kali ini, saya kepingin sedikit mengesampingkan pelajaran, saya belum tertarik mempelajari materi semester 4, nggak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana saya langsung cari-cari pinjeman buku kakak kelas, ribut nyicil semester berikutnya, dll. Survey membuktikan, hal itu hanya sedikit saja memberi dampak, toh pas udah kuliah beneran, akunya udah lupa. -- jadi, sekarang aku mau memanfaatkan liburan semaksimal mungkin, guaya toh. hal ini dilakukan juga dalam rangka meminimalisasi keinginan yang aneh-aneh saat perkuliahan masih berjalan, seperti pingin jalan-jalan kemana lah, nonton apa lah, main apa. Sekaranglah main yang sesungguhnya... Hahaha tawa membahana.
Hmm, flashback di awal semester ini, kata kakak kelas, 'ah semester 3 gampang dek, santai banget' dan aku langsung bersorak, horeee. Begitu dijalani, 'kakak kelas membuaaal'. Mana santainya? huuuuuh
Kayaknya ini semester jebakan. Hanya yang kuat iman yang mampu bertahan. Dan saya sudah menyimpulkan, bahwa semester 3 adalah fase penuh godaan. Dari hasil studi observasional dan studi eksperimental (alias aku juga ngalamin sendiri), di semester ini terjadi banyak anomali. Nilai-nilai tidak dapat diprediksi. Kalo ada fenomena 'Wih, tumben dia dapet nilai bagus' atau 'Nggak mungkin si dia nilainya cuma segini', itu sudah menjadi hal yang lumrah.
Pada awalnya, semua anak jadi rajin banget. Mau yang model kayak gimana juga, pasti semua belajar. Tapi, kegiatan nya banyak banget. Kita untuk pertama kalinya jadi kakak kelas, dan mesti ngurusin hal-hal yang perlu diurus selain kuliah. Rasanya kuliah ini jadi bosenin banget, nggak yang rajin nggak yang males, semua udah mulai terserang virus kejenuhan.
Walaupun mata kuliah faal sama biokim itu sebenarnya asyik, tapi banyak orang exhausted kalo kena mereka, mereka itu subject yang serigala berbulu domba, macan berbulu ayam, buaya berbentuk cicak, kelihatannya mudeng tapi kok nganuuuuuu. Dan, seperti yang udah aku bilang tadi, hanya mahasiswa yang kuat iman yang nggak tumbang diterjang badai ini. Apalagi, dosen masa kini kreatif banget, soal-soal dibuat bervariasi seperti varian es krim. Tiba-tiba ada rasa durian, rasa permen karet, rasa wijen hitam, lama-lama kita juga nggak kaget kalo ada rasa beras kencur atau rasa bunga sedap malam. PBL modul I aja, ada tiga macam ujian yang harus kita lalui, ujian tulis biasa, ujian praktek pake manekin, dan ujian game.
Ujian game itu, sesuatu.
Bagaimana dengan saya? Saya berharap saya bisa lebih baik di semester selanjutnya. Sejujurnya, di semester ini saya kurang kuat iman, hehe, jadinya mungkin hasilnya kurang maksimal. Semoga bisa membulatkan tekad untuk terus bersemangat dalam menjalani liku-liku kehidupan ini...
Fighting!
Sunday, 8 January 2012
Lucky?
Kata orang, selain kerja keras dan doa, keberuntungan juga bisa menjadi salah satu faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Selama ini aku juga masih bertanya-tanya, apakah pernyataan itu sepenuhnya benar?
Saya mencoba menilik beberapa kisah dari teman sepermainan.
Temannya temanku ada, dia pintar, namun sedikit malas. Tapi entah kenapa nilainya selalu bagus, peringkatnya selalu tinggi, sekolah favoritpun bisa ia masuki dengan mudahnya. Yaa, mungkin saja dia belajar di saat kita tidak tahu, tapi, rasanya dia bukan yang tipe belajar secara diam-diam deh. Malah sering berhura-hura. Setiap ada persoalan, dia pasti bisa lolos dengan mudah. Pertanyaannya, kok bisa?
Ada juga kisah, yang ini kayaknya banyak terjadi. Anak yang pintar dan rajin di sekolah. Selama 6 tahun sekolah di SD, 3 tahun di SMP, dan 3 tahun di SMA, dia selalu ranking satu di kelas. Setiap guru dan teman-teman seangkatannya sudah yakin akan kecerahan masa depan anak ini. Tetapi setiap ujian nasional, nilainya selalu jelek dan membuatnya susah diterima di sekolah favorit.
Temennya mama ada, jarang atau mungkin belum pernah main golf, suatu hari, dia main golf diajak sama temen kantor sambil ngomong tentang masalah pekerjaan. Dan ternyata dia berhasil hole in one. Karena lagi ada promo, temennya mama ini berhasil memenangkan motor gede yang harganya beratus-ratus juta rupiah.
Keberuntungan, apa dia didapat karena usaha? Ya, berusaha sih, tapi usaha itu kesannya nggak logis dengan hasil yang didapat. Di dunia ini memang banyak hal-hal yang irasional, apa ini juga termasuk?
Keberuntungan, apa dia didapat karena doa? Karena kebaikan hati? Intinya, karena hal-hal reliji? Kalo iya, apa yang mendasarinya? Hak prerogatif Allah? Kalo gitu apa orang bisa merubah keberuntungannya? Kalo dia berusaha merubah tapi ternyata tetap tidak beruntung? Kapan orang bisa beruntung, kapan nggak? Dan apakah orang beruntung akan selalu beruntung?
-Jangan bilang jawabannya orang bisa beruntung kalo dia lagi beruntung -.-
Yang namanya keberuntungan, pasti berhubungan sama nasib. Makanya, ada yang disebut nasib baik, dan buruk. Kadang malah dicampur aduk kan jadi membuat bingung. Kalo menurutku, nasib itu sesuatu hal yang sudah digariskan. Semacam takdir gitu kan? Berarti kalo orang bernasib buruk, dia udah digariskan untuk mengalami kesialan demi kesialan dalam hidupnya? Apakah ada, orang yang sejak lahir memang ditakdirkan untuk menjadi orang yang bernasib buruk? Atau mungkin keberuntungan itu seperti jatah rezeki, kalo orang ini jatahnya sedikit, maka sekalinya beruntung, udah habis jatahnya, tinggal sial-sialnya doang.
Apakah keberuntungan itu menurun? Apakah kesialan juga merupakan salah satu unsur materi genetik sel makhluk hidup? Apa benar ,julukan yang biasa kutemui di sinetron, 'anak pembawa sial'?
Hm, sebenarnya keberuntungan itu ada atau tidak?
Saya mencoba menilik beberapa kisah dari teman sepermainan.
Temannya temanku ada, dia pintar, namun sedikit malas. Tapi entah kenapa nilainya selalu bagus, peringkatnya selalu tinggi, sekolah favoritpun bisa ia masuki dengan mudahnya. Yaa, mungkin saja dia belajar di saat kita tidak tahu, tapi, rasanya dia bukan yang tipe belajar secara diam-diam deh. Malah sering berhura-hura. Setiap ada persoalan, dia pasti bisa lolos dengan mudah. Pertanyaannya, kok bisa?
Ada juga kisah, yang ini kayaknya banyak terjadi. Anak yang pintar dan rajin di sekolah. Selama 6 tahun sekolah di SD, 3 tahun di SMP, dan 3 tahun di SMA, dia selalu ranking satu di kelas. Setiap guru dan teman-teman seangkatannya sudah yakin akan kecerahan masa depan anak ini. Tetapi setiap ujian nasional, nilainya selalu jelek dan membuatnya susah diterima di sekolah favorit.
Temennya mama ada, jarang atau mungkin belum pernah main golf, suatu hari, dia main golf diajak sama temen kantor sambil ngomong tentang masalah pekerjaan. Dan ternyata dia berhasil hole in one. Karena lagi ada promo, temennya mama ini berhasil memenangkan motor gede yang harganya beratus-ratus juta rupiah.
Keberuntungan, apa dia didapat karena usaha? Ya, berusaha sih, tapi usaha itu kesannya nggak logis dengan hasil yang didapat. Di dunia ini memang banyak hal-hal yang irasional, apa ini juga termasuk?
Keberuntungan, apa dia didapat karena doa? Karena kebaikan hati? Intinya, karena hal-hal reliji? Kalo iya, apa yang mendasarinya? Hak prerogatif Allah? Kalo gitu apa orang bisa merubah keberuntungannya? Kalo dia berusaha merubah tapi ternyata tetap tidak beruntung? Kapan orang bisa beruntung, kapan nggak? Dan apakah orang beruntung akan selalu beruntung?
-Jangan bilang jawabannya orang bisa beruntung kalo dia lagi beruntung -.-
Yang namanya keberuntungan, pasti berhubungan sama nasib. Makanya, ada yang disebut nasib baik, dan buruk. Kadang malah dicampur aduk kan jadi membuat bingung. Kalo menurutku, nasib itu sesuatu hal yang sudah digariskan. Semacam takdir gitu kan? Berarti kalo orang bernasib buruk, dia udah digariskan untuk mengalami kesialan demi kesialan dalam hidupnya? Apakah ada, orang yang sejak lahir memang ditakdirkan untuk menjadi orang yang bernasib buruk? Atau mungkin keberuntungan itu seperti jatah rezeki, kalo orang ini jatahnya sedikit, maka sekalinya beruntung, udah habis jatahnya, tinggal sial-sialnya doang.
Apakah keberuntungan itu menurun? Apakah kesialan juga merupakan salah satu unsur materi genetik sel makhluk hidup? Apa benar ,julukan yang biasa kutemui di sinetron, 'anak pembawa sial'?
Hm, sebenarnya keberuntungan itu ada atau tidak?
Wednesday, 7 December 2011
Hati=Heart?
I love you with all of my
heart = Aku mencintaimu dengan seluruh hatiku
One of human vital sign
is heart rate = Salah satu tanda vital manusia adalah frekuensi denyut jantung
Sedikit agak tidak
konsisten.
Sebenarnya yang disebut ‘heart’
yang untuk mencintai itu...
hati yang merupakan organ
manusia yang terdiri dari dua lobus dan mempunyai fungsi penting dalam sistem
metabolisme serta pencernaan manusia dibantu oleh empedu dan duktus-duktus
terkait,
atau
jantung yang merupakan
organ manusia yang vital terdiri dari empat kompartemen yang berfungsi sebagai
pemompa darah bagi kelangsungan sirkulasi manusia?
Emang sih, jantung punya
fungsi yang esensial banget buat kelangsungan hidup seseorang, kalo jantung
berhenti berdenyut, manusia bisa mati.
Tapi hati, punya fungsi
sebagai tempat penyimpanan darah. Bila perlu, hati mampu mengecil, mengeluarkan
darah sebanyak 800ml untuk kepentingan sirkulasi manusia.
Lebih so sweet mana?
Cinta yang superior, atau rela berkorban?
kok mendadak mellow gini seh --a
Subscribe to:
Posts (Atom)











