Showing posts with label reality. Show all posts
Showing posts with label reality. Show all posts

Sunday, 6 July 2014

Time Flies

Sebenarnya waktu tidak terbang juga sih, terasa kok perpindahan waktunya. Hanya saja otak ini segera lupa dengan detik yang terlewatkan, hanya menjadi working memory saja. Sehingga seakan-akan tidak terasa. Haha, sok berteori saya.

Anyway lama sekali saya tidak menulis sesuatu. Ada banyak hal yang bisa dituliskan namun apa daya banyak faktor yang menahan keluarnya kata-kata, termasuk kemalasan yang melanda.

Setelah melewati semester 7, yudisium, dan akhirnya wisuda, saya kini telah bisa menambah gelar setelah nama saya. Tapi yaa gelar hanyalah gelar. Saya tak mampu berbuat apa-apa dengan hal itu. Ilmu pun masih seujung kuku. S.Ked, hanyalah gelar semu yang akan saya sandang insya Allah 2 tahun ke depan saja. Sebelum nantinya berubah menjadi gelar dengan tanggung jawab lebih besar.

Dan kini saya sudah sampai di 3 bulan pertama kehidupan per-doktermuda-an di rsds, dan minggu pertama bulan ramadhan. Ramadhan dengan suasana yang berbeda lagi dibanding tahun lalu yang bertepatan dengan kkn. Dulu ramadhan di suasana pedesaan Sampang, sekarang di suasana departemen neurologi. Menurut pengamatan sebenarnya departemen ini berisi dokter-dokter dan staf yang islami dan alim. Berasa pondok romadhon. Stase ini juga menandai penanjakan fase kehidupan DM setelah berkutat dengan stase-stase yang menyenangkan sebelumnya.

Mumpung bulan Ramadhan, mari kita berdoa. Tolong kuatkan hamba Ya Allah. Berikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalani DM ini.. dan berikan kebahagiaan dalam menjalani setiap stasenya. Semoga ilmu yang didapat berkah dan bermanfaat. amiin

Amin ya Rabbal 'alamin


Saturday, 2 February 2013

Wisata Kuliner

Membahas mengenai kebutuhan dasar manusia, pasti tidak luput dari urusan pangan. Hei hei, di musim liburan ini, kesempatan untuk mencoba berbagai makanan di berbagai tempat menjadi terbuka lebar. Seorang mahasiswa yang biasanya banyak mikirin kuliah (gak juga padahal), sekarang jadi banyak waktu luang buat ngiler-ngiler dan ngidam-ngidam pengen sesuatu, dan banyak pula waktu luang buat menuruti hawa nafsu makan tersebut. :)

Salah satunya kemarin, teman saya yang bernama Alvira, sesama mahasiswa, lagi ngidam makan daging. Apapun asal daging yang enak dan banyak. Yaaa, dan ujung-ujungnya dia merayu-rayu aku buat nemenin dia ke salah satu restoran jepang.

Walhasil saya pergilah ke Bentoya Galaxy Mall. Setelah peperangan batin selama beberapa menit, untuk menentukan menu apa yang akan dipilih (karena semua terlihat enak), Vira langsung pesen gyudon. Nasi putih yang di atasnya ada potongan daging tipis-tipis berbumbu apa ya? Yakiniku kalo nggak salah, dengan saos donburi. Minumnya dia pesen cola float. Ya, seperti float-float lainnya, coca cola dengan es krim vanilla yang mengapung. Rasanya, huwoo, enak. Kalo kata Vira, dagingnya tuh lembut, empuk banget dan nasinya licin-licin enak gitu. Kalo aku nyobanya sih, bumbunya hampir sama kayak daging yakiniku pada umumnya, tapi mungkin karena dagingnya impor kali ya jadi lebih lembut. Padahal apa bedanya sih sapi lokal sama impor? Mungkin sapi lokal lebih cocok buat empal atau bakso kasar ya. Nyem.

Terus apa yang aku pesen?
Ya, berhubung saya pingin mencoba yang berbeda, akhirnya saya pesen.. taraa...


Salmon teriyaki untuk makanannya, dan ichigo flappe untuk minumannya.
Salmonnya ini sesuai banget dengan yang ditulis di bon, salmon masak kering tidak gosong. Jadi emang di panggang dengan sedemikian rupa sehingga kulitnya kering dan renyah, tapi nggak gosong, dan dagingnya lembut. Uenak. Awalnya Vira sempet underestimate gitu sama ukuran salmonnya yang hanya 10x5 cm itu. "Yakin nggak mau pesen nasi?" tapi aku memutuskan buat nggak pake nasi. Ya, aku mikirnya sih nasi di rumah juga banyak, pasti kalo beli nasi doang di restoran begini bakal mahal :'( dan lagipula menurutku nasi dan salmon itu kombinasi yang kurang cocok. Sungguh sotoy demi menghibur diri. Akhirnya ya saya menggado itu salmon, dan sedikit sakit hati saat mas waiternya bilang "Ini gyudonnya," naruh mangkok ke depan vira, "dan ini salmon saja ya". Sedikit menekankan pada saja.

Tapi saya tidak menyesal kok tidak memesan nasi. Soalnya makan begitu aja udah kenyang. Sehat bergizi lagi, sama salad sayurnya, dan ikan yang kaya protein, huahaha. Terus saosnya asin-asin gitu, kutambahin bubuk cabe dan sambel akhirnya. Beralih ke minumannya, waaah ini berasa di Jepang, apa ya? Berasa melihat video openingnya kartun Chibi Maruko Chan. Jadi ada sirup strawberry, es yang diserut, di tuang susu kental manis di atasnya dan dihias daun apa ya? Mint paling. Rasanya uenak pol. Aku sukaa. Trus di bagian bawah gelas ada sesuatu yang berwarna coklat, yang awalnya saya asumsikan sebagai gula, es dawet be e yo ada gula merah di bawahnya, ternyata itu jelly sodara-sodara. Sungguh katrok saya ini. Jellynya kayak nutrijel gitu enak. Wih suegerr. Harganya juga sebanding kalo menurut saya.. Rekomendasi deh buat siapapun yang ingin melepas dahaga sambil menikmati suasana Jepang dan flashback masa kecil bersama kartun minggu pagi.

Kalo mau kenalan sama ichigo flappe ini lebih dekat, nih saya kasih close upnya.


Sebenarnya sejak lama saya bercita-cita ingin menjadi reviewer kuliner. Pembahasan mengenai makanan memang menarik, dan memberi referensi makanan enak juga menyenangkan. Beberapa makanan yang pernah saya pesan saya abadikan dengan kamera HP.


Mungkin bisa menjadi rekomendasi juga untuk beberapa makanan yang arsipnya ada di gallery HP saya.




Ini namanya apa ya? Lupa. Mmm, semacam spaghetti carbonara apa ya? Lupa. Tapi rasanya sungguh oh sungguh uenak poool. Rasanya kayak makaroni skutel gitu, bedanya dia spaghetti. Ada daging asapnya, saus keju susu, lengket-lengket enak. Nyem nyem nyem. Yang ini belinya di Mr. Pancake Tunjungan Plaza. Dan tidak lengkap bila tidak membeli pancakenya...





Ada pancake yang di atasnya ada buah-buahan, remah-remah oreo, dilengkapi es krim strawberry. Kalo ke Mr. Pancake, rugi kalo nggak nyoba pancakenya.


Nah ini bagi remaja remaji yang sedang terkena hallyu wave fever, mungkin penasaran dengan kuliner dari Korea. Saya rekomendasikan restoran Kimchi Go di GM. Yaa, karena saya cuma pernah nyoba di dua restoran, dan menurut saya disini rasanya lebih enak. Yang di atas itu adalah foto dari bulgogi rice with kimchi. Namanya juga kuliner khas korea, bumbunya dominan kecut dan sedikit manis. Cobalah kimchi sodara-sodara, itu adalah side dish korea yang terbuat dari semacam lobak dan bumbunya sungguh asam. Oh sungguh asam. Tapi, ya kebodohan saya juga sih, namanya juga side dish harusnya dimakan sebagai pelengkap kan, kalo di Jawa semacam lalap kali ya, jadi setelah dicampur sama nasi bulgoginya, rasanya enak. Bulgogi sendiri hampir sama bentuk dan modelnya dengan yakiniku beef gyudonnya Vira. Daging tipis-tipis gitu dengan penampakan bawang bombay, tapi rasanya beda sih. Ya korea emang lebih dominan asam dan manis tapi gak kayak saus asam manisnya chinese seperti pada koloke, ya beda lah. Saya suka bulgoginya. Menurut teman saya yang bernama Mbak Yenni yang merasa tidak cocok dengan kimchi, bulgoginya ini cocok dengan ilat jowo.


Kalo yang ini, namanya bibimbap. Nasi campur Korea. Pertama kali tahu ini adalah dari drama korea yang telah mencuri hati banyak penonton Indonesia, yaitu Full House. Waktu ngelihat Han Ji Eun makan ini, kayaknya kok enak yaa. Penasaran akhirnya nyoba. Jadi itu ada nasi, di atasnya ada sayur-sayuran dan daging, trus ada telur setengah matengnya. Esensinya adalah, mencampur segala macam hal di atas dengan saosnya yang lagi-lagi kecut, dan ditambah kuning telur yang setengah matang tersebut. Jadinya kayak gini kira-kira...

Surprisingly enak dengan penampakan yang geje begitu. Hehe. Dan saya langsung merasa sehat makan itu, soalnya banyak sayur-sayurannya. Oiya porsinya juga besar lo, dijamin kenyang. Waktu itu aku pesen yang upsize, jadi ada kimchi dan sopnya, lupa nama sopnya pokoknya enak. Seperti yang bisa dilihat di fotonya, kuahnya merah, dan berminyak dengan daging suwir-suwir. Kata Mbak Yenni rasa sopnya kayak bumbu masakan padang. Hehehe. Menurutku enak dan cocok-cocok saja dengan lidah pemakan segala milik saya ini. Termasuk saat dicampur kimchi.

Sebenernya saya juga nyoba tokbokki atau kue beras korea. Menurut saya rasanya kurang nendang. Hehehe.

Oke sekian saudara-saudara semoga wisata kuliner ini menambah referensi anda dalam bersantap. Opo seh. Lain kali akan saya lanjutkan dengan masakan-masakan lainnya. Terimakasih. Sampai Jumpa.
Tetep sehat, tetap semangat supaya bisa tetep makan-makan dan jalan-jalan bersama wisata kuliner, pokoke maknyuss...

Monday, 28 January 2013

Running Man


Ini dia, hiburan di kala suka maupun duka menjalani perkuliahan di semester lima. Sebuah variety show asal negeri ginseng yang sudah mencapai episode ke 130an.Tereteret.. Running Man..

Kesan saya. Lucu banget. Nggak heran acara ini terus bertahan dan memenangkan berbagai award. Highly recommended buat siapapun yang pengen ketawa ngakak dan melupakan masalah barang sejenak. 

Saya emang lihat episodenya secara tidak urut, itu karena saya hanya merampok file-file milik teman, yaa asal comot saja apa yang ada di flashdisk teman. Jadi episode pertama yang saya lihat adalah, episode 74. Temanya superhero. Dan satu kata, bravo! -apa seh. 
Disini saya bisa mengetahui bahwa tim kreatifnya benar-benar kreatif.  Imajinasinya keren banget. Kekuatan yang dimiliki tiap running man seperti time controller, duplicator, death note, bisa diterapin ke kenyataan, itu yang bikin luucu. Dan sejak itulah saya langsung ketagihan pengen liat episode-episode lainnya.

Episode 74-Superhero

Berhubung yang pertama kali saya lihat itu episode yang nggak ada Guestnya, jadinya saya suka nonton bukan hanya karena guest semata, tapi karena emang running man castnya yang juga lucu-lucu. Mereka semua punya karakter, dan nggak lengkap kalo nggak ada salah satunya. Kerennya juga, mereka semua punya jiwa kompetitif dan membuat acara ini nggak cuma sekedar ngelakuin misi buat tuntutan pekerjaan aja, tapi emang bener-bener pengen memenangkan misi itu. Misinya pun aneh-aneh dan nggak terduga, kadang malah simple banget, kayak cuma main batu gunting kertas, atau niup-niup tisu. Absurd emang terkadang, tapi justru itu istimewanya. Yang lebih asyiknya lagi, permainan-permainan yang dilakukan itu sekaligus sebagai promosi tempat-tempat yang dipake buat shooting, kayak beberapa Landmark di Korea gitu. Dan sering juga misi tersebut melibatkan berbagai kuliner khas korea yang kelihatannya selalu enak-enak. Nyemm. 

Episode 87-First Love Race
Ini salah satu episode favoritku juga, berhubung saat itu aku sudah selesai nonton serial drama The Moon that Embraces the Sun, aku jadi suuka banget sama episode 87 ini, temanya First Love Race. Guestnya Han Ga In, pemeran utama di drama Moon Sun itu. Pada dasarnya emang aku suka sama hal-hal yang berbau memecah teka-teki dengan clue-clue semacam detektif-detektifan gitu, dan di episode ini ceritanya adalah mencari siapa First love nya Han Ga In berdasarkan petunjuk dari diary nya mereka sewaktu kecil. Cocok banget sama dramanya yang mengisahkan tentang cinta pertama Yeon Woo sama pangeran. Sayangnya nggak sekalian ngundang Kim Soo Hyun (pemeran pangerannya) juga sih ya.

Dalam permainannya, sering aku dukung salah satu pihak. Dan yang sering aku dukung salah satunya Song Ji Hyo the ace. Unnie yang satu ini emang keren banget deh, walaupun satu-satunya cewek tapi selalu melakukan misi dengan baik. Tapi, salut juga dengan castnya yang lain, kayak Commander Jong Kook yang menangan dan pinter. Atau Yoo Jae Suk dengan high stamina nya walau sudah berumur kepala 4. Tapi, kayak misal Ji Suk Jin yang paling tua, walau lemah tapi tetep nggak lengkap kalo nggak ada, atau Lee Kwang Soo yang hobi betray. Haroro yang suka mendramatisir, dan Gary yang konyol banget. Huaah. Ultimate comedy pokoknya.

Sampe sekarang aku masih ngikutin loo, ngelihat episode demi episode. Walaupun belum lengkap juga, hehe. Habis ngelihat macam-macam gitu, imajinasi saya selalu berkembang kemana-mana. Dengan melihat running man ini, ada dua hal yang berkecamuk di pikiranku. Yang pertama, pengen banget bisa ikut main disana. Semacam... pengen beli baju yang ada name tagnya. Langsung mikir, apa ke penjahit ya mbikin name tag dewe kayak gini
 
김바
kimba
Haha. 
Dan yang kedua adalah, pengen banget Indonesia bikin variety show macam begini. Maksudnya ya nggak usah ikut-ikut juga, tapi bikin yang mendidik gitu lo, menarik, menghibur, nambah wawasan, dan yang paling penting bisa ngenalin Landmark yang ada di Indonesia, kan banyak banget tuh. Makanan-makanan disini juga aku yakin lebih enak daripada makanan di korea (yaiyalah lidah orang Indonesia). Bayangin aja, kan bisa mbantu dari segi pariwisata juga kan ya? Yaa, asal artis yang dipake yang sopan dan santun-santun aja, jangan yang nggak jelas nggak jelas gitu. ^^v

Terima kasih Running Man, telah menghibur hati yang luka ini.

Wednesday, 9 January 2013

E&K


E: aku kok bolak balik ngapung tenggelem gini :( kapan aku terbang kayak roketnya?
K: wer ar yu? rocket rocker?
E: sudah pulang, setelah mengambang dan tenggelam di lautan kehidupan. saya tahu kegemilangan orang itu ada masanya #uwosss banget harus tetap semangat ya, smooth sea never made a skilled sailor 
sailormoon~
K: dengan kekuatan bulan aku akan menghukummu, semangat will never die. because you raise me up
seperti om gellok yang tiba-tiba lupa sama putri dan beno yang selalu mencungul dimana pun putri berada, hidup memang unpredictable, seperti rasa kimchi yang kuecut
E: I really wanna fly high, sudah capek nggeremet di bawah ._.
K: aku juga, aku juga. setiap orang punya obstacle masing-masing. aku tau seberapa pengen kita keluar dari lembah ini, tapi biarlah orang lain berkata apa, mereka ga tau apa yang terjadi pada kita kan
E: iya, dan sebenarnya aku juga sadar mengeluhkan ini semua tidak akan mengubah takdir, hiks. sseemanggwats ya, mari kita berjuang untuk hidup yang lebih baik
we're gonna see our rainbow soon, very soon after this heavy rain. amin
K: iya, rainbow will see people who have faith on it. holding hands each other and pray for us yaa. semangat.

K: ujianku mengambang di laut lepas. entah apa badai sudi berkenalan dengannya.
E: lebih baik tak ada badai yang berkenalan atau mengajaknya pulang, berdoa saja supaya ada bahtera keajaiban yang menyelamatkannya. semoga usaha kita disambut pelangi ya
K: ujianku pun seperti  yang sudah kuramalkan pada ramalan cuaca menjadi sebuah tragedi. pelangi harapan itu, adakah?
E: SO PASTI ADA, tak mungkin Yang Kuasa membiarkan awan mendung selalu menaungi kita. syukurlah semua selamat, tapi hatiku masih bergolak menunggu, mudah-mudahan matahari selalu bersinar cerah untuk kita
K: selamat. akhirnya sedikit demi sedikit kau telah mampu melawan arus lautan yang menggelitik. great wave for the great sailor.
E: semoga semakin hari semakin terasah skill kita :') bersemangatlah, let's get it over!!!

Saturday, 27 October 2012

Life Learner

1. Be The Best, Be Your Self
Disaat kita menjadi bagian dari perubahan. Tidak bisa dipungkiri cemoohan dan ejekan akan datang dari seluruh penjuru mata angin. Bahkan dari arah yang paling tidak diharapkan. Tapi bukankah itu bertanda bahwa kita sedang maju ke depan? Tanda bahwa kita sedang terus berusaha mencapai tujuan. Walaupun tujuan yang ingin dicapai itu serasa hampir tak mungkin. Tapi bukankah kita harus meletakkan tujuan setinggi bintang di langit? Agar saat kita belum berhasil, setidak-tidaknya kita mampu bertahan sedikit di bawah tujuan itu. Sedikit di bawah bintang.

Thanks to: SC Cranialis Mbak Caca, Kadiv Limbik Dindit, Partner Limbik Mas Maman, All Limbik, Maba 2012 kelompok 10

2. Hardwork, Good Friends

Ini juga awalnya serasa tidak mungkin. Serasa berat karena berbagai hal. Satu hal, lakukan yang terbaik sesuai kapasitas. May Allah Do the Rest. Dan di saat-saat seperti inilah, sifat diri seseorang mampu terungkap. Siapa yang tulus membantu, siapa yang tidak. Siapa yang cepat bertindak, dan siapa yang sibuk berhitung.

Thanks to: Ketua Panitia Mbak Inda, Wakil Ketua Panitia Erly, All divisi acara, Teh Ghaida dan Suami

3. Ironic Pharmacologic
Ingat foto di atas? Setelah praktikum SSO, menggunakan usus kelinci, baru sadar bahwa setahun yang lalu, saya menulis kebahagiaan para kelinci bermain, tanpa mengetahui akhir cerita mereka. Disaat kusangka mereka akan terus bermain~~ Bukan tidak mungkin, kebahagiaan tersebut semu, dan berakhir di meja bedah ruang praktikum farmakologi, sama seperti yang kusaksikan beberapa minggu lalu. *sigh*. Yah. Mungkin mereka tetap bermain di taman surga.

Sunday, 16 September 2012

Best Wishes, for The Next Semester


안녕하세요
 
 5th semester telah dimulai



Fighting ê¹€ ë°”


Wish Me Luck

باسم الله الرحمن الرحيم


Thursday, 16 August 2012

Semester 4

Di tengah kuliah yang sedang mengantukkan

" Enak ya jadi Nia Ramadhani?"
" He? Mmm, emang kenapa?"
" Nggak usah kuliah, hidup terjamin"
" Eee --" iya sih"
" Masih ada nggak ya orang kaya yang mau sama aku?"
--"

" Kayaknya bisnis fotokopi menjanjikan yah"
" He?"
" Apalagi kalo lagi musim penelitian gini, hmmm, bikin yang murah, pasti untung gede"


Pikiran-pikiran liar itu datang dari teman saya yang bernama Alvira.
dan saya hanya bisa menanggapi dengan tatapan 'oookaay'

Apa sebabnya? Ya, bisa dibilang itu salah satu bentuk memfilsafati hidup ala mahasiswa semester 4. Mulai mikir: buat apa ya disini? Buat kerja? Kerja susah amat ya mesti sekolah susah begini? Jadi istri orang kaya ae mari. Jadi tukang fotokopi ae enak.

Huss pikiran liar yang salah ckckck

Sebenarnya, pressure pelajaran itu udah didapet sejak semester 1. Bedanya di semester ini ada 2 SKS yang amat sesuatu. Yaitu proposal penelitiaaan. Huaaa #prayforpenelitian. Itu lo yang bikin seorang mahasiswa gahol macam vira yang biasanya nggak begitu peduli dengan pelajaran yang 'sesuatu' (contohnya anat), jadi desperate banget. 

Tapi pelajaran lainnya, Parasit, Mikro, PK, semuanya enak. Dosennya buaik soro. Parasit yang terjadi konflik aja masih dimaafkan. Mikroku yang UP bisa dapet A. Apalagi kalo nggak atas kebaikan dosen? Yang paling keren, SP Mikro pun ada UPnya. Buaik sumpah. Pelajarannya juga menyenangkan. Praktikum dengan feces pertama kali. Menanam kuman, mewarnai kuman. Urin protein rebus. Seru. Apalagi, di tengah hecticnya kuliah, kita masih bisa seneng-seneng pas Dekan Cup, dan persiapan baksos. Ya, seru!!

Semester yang melelahkan sekaligus menyenangkan ini telah berakhir. Another semester akan datang.
Doakan aku ya! *emot menggebu-gebu*

 

Tuesday, 17 July 2012

Baksos 2012 :3

Enaknya bekerja di bidang sosial itu kayak gini teman. Pada awalnya, mau nggak mau harus susah. Istilahnya 'terpaksa'. Berkorban, wajib dilakukan. Waktu, tenaga, materi, pikiran, perasaan. Tanpa bisa mengelak dari semua itu. Tetapi hasil yang didapatkan, Subhanallah. Priceless. Kepuasan batin yang tidak terkira, membayar lunas semua keterpaksaan. Jerih payah yang dibangun selama beberapa waktu ini, tak disangka dapat menimbulkan kebahagiaan tersendiri. Dan pastinya janji Allah untuk memberikan balasan juga telah menanti diujung jalan. 

Bakti Sosial, sebuah acara besar yang menjadi penutup dari semua rangkaian acara angkatan di FK. Semua kepanitiaan angkatan mulai penyusunan diktat, MEDSPIN, bertujuan untuk mencari dana bagi acara ini. Sudah pasti persiapannya lama, dan berat. Awal mula aku memutuskan untuk berpartisipasi sebagai panitia, aku mulai berpikir ribet. --a.  Apa niatku sebenarnya, aku ingin bekerja pada bidang apa, apa yang ingin aku capai. Dan akhirnya aku memilih bergabung di divisi acara subdivisi kerohanian. Ternyataa keputusanku tepat sekali. Aku bertemu dengan banyak orang-orang baik dan hebat disana. Erwin, Erfin, Azmy, Anas, Oriq, Ikhsan, Fanani, Aziz, Isnul, Laili, Dayinta, Lastri, Aidah, Ninda, mereka semua mengajari aku banyak pelajaran hidup yang nggak bisa didapatkan dari tempat lain... Mereka semua keren dari hatinya.. *backsound: kamu cantik cantik dari hatimuu~

Perjuangan baksos di Pasuruan ini dipenuhi liku-liku. Terutama minggu-minggu terakhir. Bagiku, itu sangat stressful. (Walaupun aku terlihat santai, nggak juga seh) Apalagi kasubdiv ku, melimpahkan semua deritanya ke aku, yang notabene adalah sekretarisnya. Itu karena dia harus jadi panitia perintis, alias harus tinggal di tempat baksos selama seminggu sampai acara berlangsung untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Pada waktu-waktu seperti ini keterampilan berpikir simple, praktis, efektif dan efisien lah yang diperlukan. Dan aku berusaha belajar buat bisa berpikir kayak gitu. Tapi namanya juga baru belajar. Teman-temanlah yang banyak membantu berjalannya semua persiapan. Ketika H-1 tiba-tiba mas pemateri mengabari kalau beliau kecelakaan dan nggak bisa datang. Rasanya, syok. Sebagai person in charge aku takut banget. Dan aku nggak berani bilang kasubdiv apalagi kadiv (Kasubdiv sempat ngambek gara-gara masalah ini loo --v). Teman-temanku lah yang memberi kekuatan. Terutama temanku yang namanya Isnul, dia ini kuat sekali teman-teman, langsung sibuk mencari pengganti kesana kemari. Disini baru kepikiran, harusnya dari awal dipikirkan bagaimana solusinya kalau ada masalah kayak gini. Walaupun akhirnya masalah ini terpecahkan dengan tidak terduga, tapi tetap saja memberikan kejutan luar biasa.

Nggak berhenti sampe disitu, hari pertama, tanggal 16 Juli, tiba-tiba terjadi pergantian rencana. Jadwal yang udah tersusun tiba-tiba berubah. Rencana awal kegiatan hanya melibatkan 3 TPQ ternyata ada satu lagi TPQ yang bilang bisa. Kasubdiv baru bilang ke aku saat itu juga padahal dia udah tahu dari kemarin-kemarin (Aku sempet agak frustasi. Gimana nggak, kurang satu jam lagi baru nyusun materi). Tapi aku nggak menyesal, ternyata walaupun mendadak, TPQ keempat ini asyiiik banget. Anak-anaknya pintar-pintar, lucu-lucu, dan excited banget dengan kedatangan kita. Ampuh membuatku stay young naturally. Semangat banget ngajarin anak-anak kecil yang lucu itu tentang islam, rasanya, sekali mendayung dua tiga tujuan terlampaui. Pada hari kedua juga mereka seneng banget waktu diputerin film islami pake laptop dan LCD, (thanks to Divisi Perkap, Perkap Kerohanian Gurid dan Dhito, buat usaha kerasnya mendapatkan LCD untuk 4 TPQ dan Training Motivasinya), walaupun sempat mati lampu, untungnya cuma sebentar aja.

Hari ketiga, sibuk-sibuknya lomba buat TPQ. TPQ keempat letaknya paling jauh ke tempat lomba, mau nggak mau harus dijemput dari panitia. Masalahnya, waktunya tabrakan sama pengobatan gratis, mobil-mobil pada dipake. Disitulah aku bingung nyari transpor kesana kemari. Dengan bantuan salah satu anggota subdiv kerohanian yaitu Erfin, kita berhasil mendapatkan kunci mobil seorang teman yang bersedia meminjamkan, dan Alhamdulillahnya ada yang mau nyetirin, yaitu Mas Tedo. Sewaktu pulang, juga aku bingung nyari transpor lagi, untungnya kadiv transpor si Ari, bermurah hati meminjamkan mobil pick up buat nganterin 11 anak TPQ kembali ke rumahnya. Dan untungnya juga ada kadiv perkap, Faisal dan anggotanya, Vlad yang mau nyetirin dan nganterin. Anak-anak itu seneng banget lo naik pick up. Mereka teriak-teriak sepanjang perjalanan sambil gelantungan dan membuatku sedikit khawatir. Tapi bersyukuur banget bisa bikin mereka seneng. 

Waktu tabligh akbar juga. Keren banget acaranya. Walau perdebatan sengit terjadi hingga larut malam, buat nentuin siapa MCnya, apakah wakil gubernur jadi dateng, apakah perlu diadakan doorprize. Disini benar-benar diuji kesungguhan dan niat kita dalam mengadakan acara ini. Pasalnya, hari itu bertepatan dengan hari ziarah wali yang diadakan di desa itu. Otomatis orang desa yang sering ikut tabligh akbar pada pergi ziarah. Untuk menarik peminat, diusulkan diadakan doorprize dengan cara diundi. Undian memang haram, tapi itu udah jadi tradisi daerah situ. Anak-anak sempet galau. Sampe akhirnya, Azmy menyadarkan kita: Apa indikator keberhasilan kita? Peserta yang banyak? Apa artinya pesertanya banyak tapi niatnya untuk doorprize, bukan karena Allah? Menohok dan tepat sasaran. Akhirnya kita memutuskan untuk berikhtiar dengan jalan lain yaitu meningkatkan publikasi. Ternyata Allah bener-bener memudahkan berjalannya acara ini, yang dateng buanyak sampe konsumsinya kurang. Dan kereen banget temen-temenku ini. Nyiap-nyiapin perlengkapannya, panggungnya, kursinya, pengisi acaranya. Bahkan ada yang bilang, 'sugih yo kerohanian iki' maksudnya bisa ngundang kyai, grup sholawatan, banyak lah. Padahal ya banyak halang rintang dibalik itu.

Hari terakhir, walau bukan anak div medis, aku ikut-ikut jadi asisten on di khitanan massal. Pengalaman baru yang tak terlupakan. Apalagi karena terjadi insiden. Sebelum ada yang dikhitan, aku udah menjadi korban. Pertumpahan darah pertama, malah darahku sendiri. Gara-gara nggak hati-hati waktu mbuka ampul, tanganku berdarah netes-netes. Untung ada  Teguh, Mbak Fariztah, dan juga Peni, mereka mbantuin aku merawat luka ini, juga Devy + Jatu yang udah ngasih plester gambar princess :3 menghibur jiwa kanak-kanak dalam diriku. Lukanya lumayan dalem juga, kayak keiris pisau. Pasti aku udah seneng banget kalo lagi nggak dalam kondisi kayak gini (fyi, saya suka berdarah-darah). Tapi berhubung suasana genting jadi agak panik. Udah ronde pertama, anak yang dikhitan heboh banget (sampe harus kupegangi bareng Putu, Nico, dokternya, dan bapaknya si anak), aku belum sarapan dan juga hari pertama dapet. Sedikit kagum pada diriku kok nggak pingsan. Hahaha. 

Alhamdulillah, Makasih banget buat semuanya. Buat Allah yang Maha Bijaksana, memberikan masalah dengan solusi yang indah dan kode rahasia yang manis banget. Teman-teman yang membuat baksos ini jadi bermakna, dan berkesan. Yang sudah membantu aku. Yang sudah memberi pelajaran berharga buat aku. Yang peduli sama aku :') ~drestha, mima, lana, vira, mbak inda, peni, mbak manda
Good Job Amatasid.
13-16 Juli 2012.

Wednesday, 11 July 2012

Sabda Rasul

Berpikir positif, itu yang paling dibutuhkan saat ini.
Masalah yang datang silih berganti
Klimaks
Bertumpuk-tumpuk 
Lama-lama jadi, "yasudahlah"

Semua perjuangan yang telah dilalui, Semoga Allah Meridhoi.
Semua kekhilafan dalam proses ini, Semoga Allah Mengampuni.
Semoga niat dalam hati tetap tulus, lurus, mengantarkan menuju kebarokahan.
Semoga manfaat yang didapatkan. Semoga kelancaran yang menyertakan. 

Terus bekerja, terus berusaha, tetap semangat.

Sabda Rasul:

 "Barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari,maka pada malam itu ia diampuni Allah"(Hadits Riwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Asakir)

H-3, fighting!

Wednesday, 13 June 2012

Brain to Brain

Sadar
Di atas langit masih ada langit.
Merasa diri ini paling merana, tidak sadar di luar sana banyak yang lebih merana.

Reaksi. Putar balik fakta, tidak mau disalahkan.
Yaa itu suatu mekanisme pembelaan ego.
Wajar wajar saja

Tapi sekali lagi sadar
Ini nggak ada apa-apanya
Bagi orang terpilih
Ini nggak ada apa-apanya

Nggak pengen jadi orang terpilih kok

Lagi-lagi mengelak
Kalau selalu pesimis menghadapi dunia, kenapa sekarang masih bersantai? Perbanyak bekal buat ke akhirat!

Ugh. Dzzubs.




Saturday, 26 May 2012

Nyatanya

Sebenarnya aku itu jahat
Benar
Kalau ada yang bilang aku jahat
Berarti jelas
Ia telah menemukan kebenaran

Thursday, 24 May 2012

Kisah Manusia Pertama

Allah telah berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi" 

Kalau begitu, maka Adam diciptakan untuk bumi ini sejak semula.

Maka untuk apakah gerangan pohon yang terlarang itu? Untuk apa Adam diuji? Dan, untuk apa peristiwa penurunannya ke bumi kalau memang sejak semula ia diciptakan untuk bumi ini?

Kisah pohon atau buah terlarang, bisikan setan dengan kenikmatan, kelupaan terhadap janji dengan melakukan pelanggaran, bangkit kembali setelah tidak sadar, menyesal, dan memohon ampunan; semua itu merupakan pengalaman hidup manusia yang senantiasa terjadi berulang-ulang.

Kasih sayang Allah menghendaki agar makhluk (manusia) ini turun ke tempat kekhalifahannya, dibekali dengan pengalaman-pengalaman yang akan dijumpainya sepanjang hidupnya, sebagai persiapan menghadapi perang yang abadi sekaligus sebagai nasihat dan peringatan.


Tafsir Fi Zhilalil Qur'an Jilid I- Sayyid Quthb
~satu pertanyaan terjawab

Saturday, 19 May 2012

This Is Me Praying Now

This was the very first page
Not where the storyline ends
My thoughts will echo your name
Until I see you again
These are the words I held back
As I was leaving too soon
I was enchanted to meet you

Please don't be in love with someone else
Please don't have somebody waiting on you
 
mau berapa kali didengerin juga masih menyenangkan :D
Go tante Taylor!

Thursday, 17 May 2012

Lessons

Beberapa hari belakangan ini, hectic sekaliiiii
Perasaan hati campur aduk, mood naik turun, roda kehidupan berputar cepat, oh dunia ini
Dimulai dari pengumuman liga medika, berbagai kontroversi sehubungan dengan PBL, bertepatan dengan UTS triple attack, benar-benar menguji iman, jiwa, raga. Beneran. Orang-orang di sekitarku aja ikut kena aura negatifnya. Konstipasi dan diare yang bergantian, badan panas, membuktikan bahwa stress = immunocompromized.
Klimaksnya, survei modul kedokteran tropis. Masya Allah.
Survei ini, 'keren' sekali sodara-sodara.
Sabtu pagi saya berjalan menuju suatu rumah, di suatu tempat yang asing, dan diharapkan mengambil sputum dari sang empunya rumah. Jangankan sputum, orangnya aja nggak ada.
Selain minta sputum, aku juga wajib dateng ke rumah orang itu sebanyak tiga kali dalam seminggu. Jangankan tiga kali, sekali dateng aja cuma disambut pager terkunci rapat.
Senin Selasa mau ke Jakarta padahal.
Nggak dapet pasien berarti nasib nggak jelas.
Berakhir dengan merenungi nasib di pojokan puskesmas, "Ya Allah aku tahu Engkau Tahu yang terbaik, tapi tolong jelaskan Ya Allah, aku terlalu bodoh buat mengerti kenapa Engkau memberiku ujian-ujian semacam ini." *melankol*
Kalo udah kayak gitu, semua teori mengenai nasib, keberuntungan, takdir, kembali berputar-putar di otakku. Semua tanda tanya cuma didahului kata mengapa atau kenapa.
Lalu semua itu langsung dijawab sama Allah. Langsung. Petugas puskesmas langsung ngasih aku pengganti pasien (yang nggak ada di rumah tadi itu) dengan pasien yang rumahnya di Kedung Tarukan. Iya Kedung Tarukan. Hanya beberapa langkah dari kampus. Dan pasiennya bakalan pergi keluar kota Sabtu malem sampe hari Selasa. Klop banget sama jadwalku malahan. Rumahnya deket rumah temen sekelompokku lagi. Orangnya baik banget pula.
Berburuk sangka kepada Allah itu tak ada gunanya. Hasilnya kecele berat. 

Berlanjut dengan liga medika.
Saya ke Jakarta teman-teman. Salah, Gueh ke Jakarta.
Oke, silakan muntah.
Bukti otentik gue pernah ke FK UI
 Disana itu, rasanya kayak melarikan diri dari kenyataan hidup. Meninggalkan laporan survei, penelitian, pelajaran, menyenangkan. Walau sebenernya, ada suatu pelajaran kehidupan yang  gue dapatkan: mau kemanapun kamu pergi, entah ke ujung dunia, meninggalkan semua kenyataan hidupmu, tetep aja masalah akan mengikutimu. Di Jakarta kehidupan gue nggak mulus-mulus aja ternyata. Banyak cobaan hidup juga. Dan tetep, cuma Allah yang somehow bisa membuat semua kegelisahan itu nggak membabi buta. Gue bisa tenang, aman, damai, dan ikhlas. Ketawa ngakak gara-gara tragedi termosnya Ricardo+Yogi. Foto-foto di bangunan tua stovia, mengelilingi sudut-sudutnya bareng Mbak Nia (Makasih Mbak Niaaa). Menikmati malam di ibukota, dengan menggila bersama partner gue, Pipi, ketua kelas abadi Acce5s, Evede, yang ngeksis banget jadi MC andalan FKUI, LO kami, Harris, Geng USU (Universitas Sumatra Utara): Anita, Dhila, Rini, dengan LOnya Kak Sheli, dan kami sukses foto-foto dengan ndesonya di Grand Indonesia. Dilanjutkan dengan menginap di hotel, sekamar bareng Winda dari UWK, Vindy, dan Emily dari Atma Jaya. Mereka semua benar-benar menghibur. :) Think positive makes you positive. 

dari kanan ke kiri: alvi, pipi, anita, dhila, rini, kak sheli

Balik ke dunia nyata. Stop sok Jakarte.

Aku dateng ke Surabaya udah disambut tuntutan buat ketemu dombing 1, rapat redaksi Post Campus, dan ketinggalan 4 atau lebih bab PK, 3 bab mikro, 2 bab parasit. Oh My God.
Tapi, still nggak ada yang bisa nggantiin betapa berharganya sebuah pengalaman. Inget petuah sang tetua, untuk mendapatkan sesuatu, kita nggak boleh menyesal atas suatu hal lain yang harus dikorbankan.
Itu. Kadang beberapa pesan kebaikan yang ingin disampaikan Allah kepada kita, disampaikan lewat ucapan orang lain. Dan pesan-pesan itu, mungkin juga bentuk dari penjelasan Allah buat aku. Butuh lebih banyak mikir aja buat memecahkan rahasia Illahi ini. Mungkin begitu ya.

Pelajaran lainnya adalah, nggak ada satu makhluk pun di dunia ini yang bisa membantu dirimu, selain dirimu sendiri. Even orang tuamu, pacarmu, sahabatmu, temenmu, tetanggamu, apalagi orang yang nggak ada hubungannya sama kamu. Sama banget kayak Firman Allah, Allah nggak akan Merubah nasib suatu kaum, sebelum dia merubah nasibnya sendiri. Disaat kita mau membantu diri kita sendiri, tidak bergantung pada siapapun, disanalah Allah akan selalu ada, membantu baik disaat yang kita duga maupun tidak. Kesabaran, adalah soal pendewasaan. Nggak semua orang di dunia bisa mengikuti maumu. Nggak semua orang di dunia senormal dirimu. Apapun definisi normal yang kamu gunakan. Semua itu nggak bisa cuma dipelajari lewat kata-kata, motivasi, maupun jalan emas (hehe), tapi kamu harus mengalaminya sendiri. Ya, mungkin begitu.

Aku harus mengalaminya sebelum mengerti.  
Okay, wish me luck, then. 

Saturday, 28 April 2012

Spirit Injection!

Miss X. 18 years old
Anamnesis:
Headache- every time she reads lecture textbook
Malaise
Less fatigue
Diarrhea – especially before exam
Febris
Laziness in doing everything
Daydreaming and thinking: What should I do?

Physical examinations:
Vital sign
BP slightly high, heartbeat fast
Thorax abdomen normal
Everything normal

Diagnosis:
Under pressure disease

Therapy:
Spirit Injection-intravenous

 This spirit injection, comes from many stories. From fiction, to factual. From film, to self experience. Spirit, somehow is very contagious, among everyone, who could energize their soul, inspire every body arround. Through their ability, sincerity to teach, and through themself, that could be the role model.

 My teacher, from my last visit to Soetomo hospital. Internist, smart, energetic, cool. She could bring that spirit. She proved that the theory in our skill lab books was not only formality. She did introduce herself, to every patient she faced. Explained all she was going to do, showed her simpathy. The real relation between doctor and patient. Because most of the patients are suffered heavy ill, plus their financial condition and phsycologically under pressure, the doctor should treat them well, with their pure heart, so they can touch the patients heart. Think all the best for them, the best treatment, the best that could match their financial condition. Awesome. Looking at the patient’s face that was so thankful to her. Cool.

Thank God. Many diseases that I previously found them only on book, yesterday I look at them myself. Hepatoma, chronic kidney disease, chronic myelositic leukemia, I realize that those diseases are really happen in real life. I realize that all that I learnt, even the subjects are so many, even it is very hard to understand, hard to memorize, would be worthy someday, to help someone.   

Saturday, 11 February 2012

Sudah Tua

Saya, sudah semakin menua, *tarik ingus, usap air mata* yeeeek

Pertama-tama saya hendak mengucap syukur pada Allah SWT. Yang masih mengizinkan saya hidup hingga saat ini, semoga menjadi manusia yang lebih baik tiap detiknya. Bisa terus berada dalam ridho Allah. Amin.
Yang kedua, terima kasih pada orang tua saya, adek saya, dan keluarga-keluarga saya yang selama ini tabah menghadapi saya. :*

Jam duabelas malem kemarin, aku lagi tidur. Tiba-tiba, gubrak, pintu kamarku dibuka secara terburu-buru, lalu mencungul sosok adek yang setengah berlari naik ke kasurku. Setengah sadar aku nyuruh adek tidur sama aku, kayaknya dia takut.
Paginya aku tanya kenapa dia malem banget tidurnya, jadinya takut kan. Tapi dia nggak jawab. Pas pagi-paginya aku buka blognya, aku baru tau, ternyata, dia bela-belain melek sampe tengah malem buat posting ini

bahwa embak adalah kakak yang menyebalkan, seperti mayoritas kakak kakak lainnya di seluruh permukaan bumi. tapi embak juga kakak yang menyenangkan, karena tanpa embak maka aku tidak akan menjadi seperti ini.
adekku juga adek yang menyebalkan, seperti mayoritas adek adek lainnya di seluruh jagad raya
tapi adekku unyu unyu :3

Yang ketiga, terima kasih pada teman-teman saya yang selama ini mau berteman dengan saya. Yang mau bersusah-susah memberi kebaikan kepada saya, di hari saya menjadi lebih tua.

Jam setengah enam, Hela sms saya mengucapkan selamat.

Jam delapan pagi, eba, bibo, mbc sudah sampai di rumah saya yang ada di pucuk terpencil ini. Harusnya hela juga ikut, Helaaaa, seandainya kamu ada di sini hel... :'( tapi apa daya, dia kan lagi menuntut ilmu bagi kemajuan bangsa, jadi kami ikhlaskan dia berjuang di Bandung... Semangat hela!

Sebenernya saya sedikit tahu mereka mau ngasih kado apa, haha, soalnya eba udah pernah bilang ke aku. Kita ini, sudah terlalu gamblang dalam segala hal.

Ini dia kadonya...

Mereka juga bawa kue yang enak bang bang. :9
Inilah, sahabat-sahabat saya, dalam suka dan duka. Dari SMP sampai selamanya, insya Allah, Amin... Melankol.

Makasih ya teman, kadonya sudah menyelamatkan saya dari omelan mama yang menyuruh saya menjadi seperti ibu-ibu. You know me so well.
Dan ucapannya, bagus sekali
Semoga umurnya barokah, ilmunya bermanfaat, bisa jadi orang yang baik dan bermanfaat, bahagia dunia dan akhirat. AMIN. Oh iya, tambah sayang sama BIBO, HELA, YULL, & EBA
Kabulkanlah Ya Allah.
Dan pastinya, saya tambah sayang sama BIBO, HELA, YULL, EBA :*

Jam sembilan. Teman SD saya juga datang ke rumah loo, membawa ini

Nggak tega ngeliat mukanya bebek ini, kayak Psyduck. Hehe. Makasih ya teman, bebeknya lucu.

Jam sebelas. Ada pak pos datang. Biasanya, mau ada pak pos, pak satpam, pak PLN, pak PDAM, pak bank Niaga, nggak akan ada yang aku bukain pintu. Tapi karena udah pake kerudung, dan banyak teman-teman, akhirnya saya keluar, dan saya kaget. Ternyata ada kiriman pos, buat saya. Kirimannya kotak guede gitu. Sempat berpikiran bahwa itu adalah bom. Atau kiriman gelap. Lalu saya lihat pengirimnya.

Etha Jl Arif Rahman Hakim 145

Teman saya yang bernama Etha cuma satu dan dia nggak tinggal di jalan arif rahman hakim.Tapi tulisan tangan nama sama alamat itu kok rasanya familiar.
Dengan curiga saya buka kotak besar itu,
ternyata, isinya kado dari teman-teman kuliah saya. Mbak Inda, Drestha, Vira, Lana, Mima, Pipi. Dan ternyata Etha itu Drestha, dan alamatnya adalah rumahnya Vira.

Aargh...Rasanya suebel banget sama mereka! Kok bisa aku dikerjain. Dari pagi aku udah agak sedih mereka nggak ngucapin selamat apa gimana. Ternyata!
Rencana mereka rapi banget, aku sama sekali nggak nyangka.


Kadonya, mon chi chi buat nemenin si gendut, sama ada foto behind the scene nya. Sumpah nggak nyangka. Makasih banyak teman teman :*


Berpikir. Orang-orang pada baik banget sama aku. Pantaskah aku menerimanya?

Terima kasih Ya Allah.
Semoga saya tidak tergolong manusia yang kufur akan nikmatMu.

Friday, 3 February 2012

Cukuplah Allah Bagiku

Allah Telah Berfirman:
Ia tidak akan menimpakan suatu cobaan kepada hambaNya melebihi kesanggupannya.

Ia telah Mendeklarasikan bahwa:
Sesungguhnya Ia itu dekat, dan Ia mendengar doa-doa hambaNya

dan Allah pun telah berjanji bahwa:
Sesungguhnya, setelah kesusahan ada kemudahan. Maka sesungguhnya, setelah kesusahan ada kemudahan.

Semua firman Allah pasti benar, dan Janji Allah pasti ditepati.
Sebagai bukti, semua itu telah terpatri dalam kitab, kalam Allah yang terus Ia jaga keaslian dan isinya, dari zaman Nabi Muhammad hingga kini, dan hingga nanti saat dunia hancur berkeping-keping.

Dari keyakinan itu, maka mulai sekarang, janganlah bersedih,
"Cukuplah Allah bagimu"


Bersabarlah wahai manusia, Allah selalu bersama orang yang sabar.

Allah adalah Zat Yang Maha Adil. Jauh lebih adil dibandingkan manusia yang paling adil, apalagi dibandingkan dengan manusia yang sewenang-wenang dalam menggunakan haknya dalam menegakkan keadilan. Di hari akhir nanti, tidak akan ada manusia yang bisa membantah keadilan Allah. Di hari akhir nanti segala ketidak adilan hari ini akan terbongkar dan dibalikkan menjadi bumerang bagi pelanggar ketentuan Allah.

Tenanglah wahai manusia, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Tidak ada satupun daun yang jatuh tanpa sepengetahuanNya, tidak ada satupun bayi semut yang lahir tanpa sepengetahuanNya, apalagi kejadian cobaan yang terjadi padamu, Allah pasti Tahu.
Dan Allah pasti punya rencana rahasia bagi mereka yang menerima cobaan dengan ikhlas dan berserah. Tak perlu pedulikan orang-orang yang menatapmu penuh curiga, mereka tidak tahu, tak perlu pedulikan omongan pedas orang-orang yang membuat telingamu panas, mereka tidak tahu. Cukuplah bahwa Allah mengetahui apa yang terjadi dalam hidupmu, dan cukuplah Allah tahu bahwa dirimu telah berusaha sekuat tenaga menghadapinya, bertaubat dan bertawakkal pada Nya. Cukuplah bahwa Allah sudah memaafkanmu.

Tak perlu bergantung pada manusia. Cukuplah Allah bagi kita semua.

Monday, 30 January 2012

Prince of Tennis

Habis dikasih filmnya Prince of Tennis Live Action dari sepuh mbak inda, aku langsung liat.


Keren bets......
Ya, walaupun nggak masuk akal, tapi aku suka-suka aja sama jenis film olahraga yang pake jurus-jurus tertentu dan gerakan-gerakan abnormal. Semacam Kapten Tsubasa, atau Hot Shot.

Film ini rilis tahun 2006, sebenernya udah pernah di rekomendasikan oleh seorang teman, tapi baru dapet sekarang. Hehe. Yang aku suka dari film ini, aktor-aktornya nggak cuma ganteng, tapi juga punya skill main tennis yang keren. Habis gitu, mirip lagi kayak yang di komiknya. Pasti casting nya susah deh. *sok tau

Ini nih pemeran utamanya, Echizen Ryoma.


Ganteng yaa. :3 Nama aslinya Kanata Hongo, dan setelah dilihat-lihat dia itu mirip kayak seseorang yang aku kenal di kehidupan nyata. Coba liat lagi deh fotonya.



Semakin dilihat, semakin mirip sama kakak kelas saya dulu waktu SMA. Mungkin kalian mikir, beruntung banget ya, di sekolah saya ada orang ganteng kayak gitu. Pasti banyak cewek yang suka. 

Iya emang sih, ada beberapa cewek yang terpesona sama dia *uhuk, tapi mereka nggak mungkin nyoba-nyoba ndeketin dia.

Kenapa?
Karenaaa, dia itu cewek juga.


Wednesday, 25 January 2012

Looking for: Peace

pause

think. feel. come up to --- self anxiety
huge anxiety about life, main goal, responsibility, idea of wasting time, strategy, somebody to trust, decision making, laziness, doubt, achievement, how to be useful enough, then leave in peace.

apa yang harus kulakukan ketika saatnya tiba dan aku belum dapat melakukan apapun?
jika kesempatan itu datang, apakah pertimbangan mengenai kapabilitas diri dapat dikesampingkan? Itu bisa jadi dua keputusan yang egois. Yang mana yang egois? 
bolehkah aku berbelok, diam, berhenti?

God, would You please Guide me with the easiest way I could understand?

Friday, 20 January 2012

Semester 3

Alhamdulillah yah, semester 3 hampir berakhir... Hampir, masih ada satu pengumuman yang aku tunggu-tunggu sampe kebawa mimpi T.T
Sebenernya pengumuman ini udah di tempel di papan subprogram, tapi berhubung lokasi rumah saya yang sangat terisolasi dari dunia luar, saya belum lihat hasilnya. Semoga hasilnya yang terbaik... Amin. #prayforbiokim

Dan, sembari menunggu kepastian, saya menggeje di rumah. Mata ini sampe sakit karna mantengin laptop tiap hari, mencari kesibukan. Sok sibuk. Oke.

Liburan ini, mindset saya sedikit berubah dari liburan-liburan sebelumnya. Kali ini, saya kepingin sedikit mengesampingkan pelajaran, saya belum tertarik mempelajari materi semester 4, nggak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana saya langsung cari-cari pinjeman buku kakak kelas, ribut nyicil semester berikutnya, dll. Survey membuktikan, hal itu hanya sedikit saja memberi dampak, toh pas udah kuliah beneran, akunya udah lupa. -- jadi, sekarang aku mau memanfaatkan liburan semaksimal mungkin, guaya toh. hal ini dilakukan juga dalam rangka meminimalisasi keinginan yang aneh-aneh saat perkuliahan masih berjalan, seperti pingin jalan-jalan kemana lah, nonton apa lah, main apa. Sekaranglah main yang sesungguhnya... Hahaha tawa membahana.

Hmm, flashback di awal semester ini, kata kakak kelas, 'ah semester 3 gampang dek, santai banget' dan aku langsung bersorak, horeee. Begitu dijalani, 'kakak kelas membuaaal'. Mana santainya? huuuuuh

Kayaknya ini semester jebakan. Hanya yang kuat iman yang mampu bertahan. Dan saya sudah menyimpulkan, bahwa semester 3 adalah fase penuh godaan. Dari hasil studi observasional dan studi eksperimental (alias aku juga ngalamin sendiri), di semester ini terjadi banyak anomali. Nilai-nilai tidak dapat diprediksi. Kalo ada fenomena 'Wih, tumben dia dapet nilai bagus' atau 'Nggak mungkin si dia nilainya cuma segini', itu sudah menjadi hal yang lumrah.

Pada awalnya, semua anak jadi rajin banget. Mau yang model kayak gimana juga, pasti semua belajar. Tapi, kegiatan nya banyak banget. Kita untuk pertama kalinya jadi kakak kelas, dan mesti ngurusin hal-hal yang perlu diurus selain kuliah. Rasanya kuliah ini jadi bosenin banget, nggak yang rajin nggak yang males, semua udah mulai terserang virus kejenuhan.

Walaupun mata kuliah faal sama biokim itu sebenarnya asyik, tapi banyak orang exhausted kalo kena mereka, mereka itu subject yang serigala berbulu domba, macan berbulu ayam, buaya berbentuk cicak, kelihatannya mudeng tapi kok nganuuuuuu. Dan, seperti yang udah aku bilang tadi, hanya mahasiswa yang kuat iman yang nggak tumbang diterjang badai ini. Apalagi, dosen masa kini kreatif banget, soal-soal dibuat bervariasi seperti varian es krim. Tiba-tiba ada rasa durian, rasa permen karet, rasa wijen hitam, lama-lama kita juga nggak kaget kalo ada rasa beras kencur atau rasa bunga sedap malam. PBL modul I aja, ada tiga macam ujian yang harus kita lalui, ujian tulis biasa, ujian praktek pake manekin, dan ujian game.
Ujian game itu, sesuatu.


Bagaimana dengan saya? Saya berharap saya bisa lebih baik di semester selanjutnya. Sejujurnya, di semester ini saya kurang kuat iman, hehe, jadinya mungkin hasilnya kurang maksimal. Semoga bisa membulatkan tekad untuk terus bersemangat dalam menjalani liku-liku kehidupan ini...


Fighting!